Fakta menarik tentang Hari Habitat Sedunia
Dari laman National Day, berikut sejumlah fakta menarik yang perlu kita ketahui.
Peringatan Hari Habitat Sedunia pertama kali pada tahun 1986 di Nairobi, Kenya, dengan tema “Shelter is My Right” (‘Tempat Bernaung adalah Hakku’).
Setiap tahun, PBB memilih tema baru sebagai fokus utama Hari Habitat Sedunia berdasarkan isu-isu lingkungan terkini. Beberapa contoh tema yang pernah ada pada peringatan sebelumnya adalah


- Shelter for the Homeless (1987, New York);
- Shelter and Urbanization (1990, London);
- Future Cities (1997, Bonn);
- Safer Cities (1998, Dubai);
- Women in Urban Governance (2000, Jamaika);
- Cities without Slums (2001, Fukuoka);
- Water and Sanitation for Cities (2003, Rio de Janeiro);
- Planning our Urban Future (2009, Washington, D.C.);
- Better City, Better Life (2010, Shanghai, China);
- Cities and Climate Change (2011, Aguascalientes, Meksiko); dan
- Accelerating Urban Action for a Carbon-Free World (2021, Yaoundé, Kamerun).
Hampir 55 persen populasi manusia mendiami daerah perkotaan.
Lebih dari 96.000 ribu unit rumah perlu dibangun tiap tahun untuk memenuhi permintaan akan tempat tinggal yang meningkat.
Diperkirakan jumlah penduduk daerah perkotaan di seluruh dunia akan bertambah sebanyak tiga miliar orang pada tahun 2050.
Ternyata, Hari Habitat Sedunia jadi pengingat bagi kita untuk memperhatikan lingkungan sekitar demi terpenuhinya hak akan hunian yang layak serta habitat yang lestari hingga masa depan. (Fria Sumitro/ip)
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel
