Cepat, Lugas dan Berimbang

Gelar Ritus Penti Gendang Lale di Kawasan Poco Leok, PLN UIP Nusra Hadir Sebagai Ase Kae

Perwakilan PLN UIP Nusra, di hadapan Tua Golo dan Gendang Lale serta seluruh warga yang ikut mengaku sangat bangga bisa berada dalam rumah Gandeng Lale. Lebihnya, karena PLN sudah menjadi bagian dari Manggarai, bagian dari “ata Lale (orang Lale)”.

“Dengan adanya penerimaan yang tulus, iklas dari keluarga besar Lale kepada kami (PLN) sebagai Ase Kae Lale. Kedepannya kami berharap komunikasi kita semakin baik. Kami merasa sangat senang, merasa mendapatkan berkat dari Leluhur di sini (Gendang Lale) dalam rangkaian ritus yang kita sudah laksanakan tadi.” Tutur Putu, perwakilan PLN UIP Nusra.

Penti Gendang Lale
Perwakilan PLN UIP Nusra dalam ritus Penti di Gendang Lale, Kecamatan Satarmese

Ia pun berharap, pihaknya mendapat dukungan penuh dari warga Gendang Lale akan rencana pengembangan kelistrikan di wilayah Gendang Lale.

Sementara itu, Adol Yonas, Tua gendang Lale kepada pihak PLN yang hadir menjelaskan bahwa keputusan tertinggi dalam suatu wilayah Gendang adalah musyawarah mufakat yang melibatkan pang olo ngaung musi (warga kampung). Tua Gendang atau golo tidak memiliki otoritas penuh dalam memutuskan suatu keputusan.

“Jika ingin berurusan dengan Gendang Lale, maka datanglah duduk di dalam rumah gendang ini. Keputusan tertinggi ada di dalam rumah ini, bukan kesepakatan-kesepakatan kecil di luar gendang.” Tegas Tua Gendang Adol Yonas.

Senada juga disampaikan Kepala Desa Wewo, Laurensius Langgut yang mengaku antusias dan sangat mendukung akan segala rencana pengembangan PLTP Ulumbu unit 5-6 Poco Leok.

“Kami semua sangat antusias dengan kehadiran PLN yang menjadi bagian dari warga gendang lale, sebagai Ase Kae (Warga Gendang) di Lale ini, yang juga secara bersamaan sebagai warga desa Wewo. Kami juga sangat mendukung terhadap rencana pengembangan PLTP Ulumbu unit 5-6 Poco Leok.” Tutur Kades Laurensius Langgut.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN