Dua Kali Gagal Jadi Pendeta, Pria Ini Pilih Jadi Penjahat, Kini Tewas Karena…

Medan, infopertama.com – Sosok Adi Putra Nduru tahanan Polres Pelabuhan Belawan yang tewas saat melarikan diri, dua kali gagal test menjadi pendeta.

Menurut keterangan salah satu warga, Ali Santoso mengatakan, Adi Putra Nduru sebagai sosok yang baik di lingkungan masyarakat.

Karena, Adi Putra Nduru kabarnya sudah dua kali gagal saat mengikuti test sekolah pendeta.

“Kalau di sini dia itu baik sama warga, sama kawan kawannya pun baik. Dia dulu itu pernah tes pendeta, tapi gagal, dua kali dia mencoba sekolah pendeta itu,” Kata Ali Santoso, Selasa (4/4/2023).

Kata Ali, untuk kepribadian Adi Putra Nduru sendiri, ia tidak terlalu mengetahui.

“Kalau kepribadian tidak terlau mengetahui yah, karena dia masih muda jadi berkawannya sama yang muda juga. Yang pasti dia itu baik kalau di sini,” ucapnya.

Ali mengatakan, Adi Putra Nduru meninggal dunia di hari ulang tahunnya yang ke 25. Adi Putra Nduru Lahir 4 April 1998 dan meninggal dunia 4 April 2023.

“Hari ini dia ulang tahun, dan hari ini juga dia meninggal,” pungkasnya.

Kronologi

Kronologi tahanan Polres Pelabuhan Belawan yang berupaya melarikan diri berujung tewas. Menurut keterangan Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Josua Tampubolon mengatakan, pada awalnya almarhum hendak di serahkan ke Jaksa, karena berkas tahanan sudah lengkap.

Dan sebagai syarat untuk menyerahkan tahanan ke Jaksa, Polres Pelabuhan Belawan melakukan cek kesehatan terhadap almarhum. Namun saat di perjalanan, mobil yang di kendarai petugas bersama almarhum terjebak kemacetan.

Melihat kesempatan, itu Adi Putra Nduru menendang pintu mobil hingga terbuka dan melarikan diri dengan kondisi tangan di borgol.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel