Dua Kali Gagal Jadi Pendeta, Pria Ini Pilih Jadi Penjahat, Kini Tewas Karena…

“Kita mau serahkan dia ke Jaksa, namun karena ada syarat penyerahan tahanan itu harus cek kesehatan. Maka kita lakukan cek kesehatan ke puskesmas, namun tepat di depan Kantor Pelindo, mobil kita terjebak macet. Melihat kesempatan itu, almarhum menendang pintu mobil hingga terbuka, dan langsung melarikan diri dengan tangan di borgol,” kata Josua Tampubolon.

Personil pun berupaya mengejar tersangka yang melarikan diri ke arah Jalan Pelabuhan Raya, tepatnya ke arah rumah orang tuanya. Saat itu personil sempat kehilangan jejak almarhum, maka dilakukan pengepungan di lokasi kejadian tersebut.

Saat itu personil pun mencurigai salah satu rumah kosong, namun terdengar suara riak air di dalamnya. Maka personil pun mencoba membuka dan masuk ke dalam rumah tersebut. Namun Adi Putra Nduru langsung naik ke atap rumah dan melompat.

“Kuta kerahkan personil dari Polres untuk mengepung lokasi pelariannya. Saat itu petugas kita curiga dengan salah satu rumah kosong, yang mana terdengar suara riak air di dalamnya. Maka personil mencoba masuk ke dalam. Tiba-tiba tahanan langsung naik ke atap dan melompat,” ucapnya.

Josua menjelaskan, saat berupaya melompat dari atas rumah warga, tahanan tersebut terjatuh tepat di jendela kaca salah satu rumah yang ada di lokasi. Sehingga kaca tersebut menyayat dada korban dan menyebabkan tulang dada patah.

Tahanan pun mencoba melanjutkan pelariannya dari belakang rumah tersebut yang di pagari oleh seng.

“Saat melompat dia terpental ke kaca jendela, sehingga kaca tersebut menyayat dadanya dan menyebabkan patah tulang dada. Tahanan pun sempat melanjutkan pelariannya dari belakang rumah warga yang sempit dan dipagari seng,” ujarnya.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel