Serang, infopertama.com – Motif Mantri berinisial S yang membunuh Salamunasir, Kepala Desa Curuggoong, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang diduga karena cemburu.
Kecumburuan itu muncul karena istri pelaku berinisial NN, merupakan bidan desa di Desa Curuggoong.
Bidan NN sering mengadakan kegiatan Posyandu ke kampung-kampung.
Sekdes Curuggoong, Maskun mengatakan, Salamunasir dan bidan NN ada kedekatan secara profesi saja.
Namun, pelaku S diduga memiliki pikiran lain.
Di sisi lain, isu perselingkuhan antara Salamunasir dengan bidan NN muncul. Namun terkait hal ini, Maskun mangaku tidak mengetahui.
Baca juga:
Leksy Plate Kembalikan Rp534 Juta, Terkait Korupsi BTS
Fidelis Jehaut, Nelayan di Manggarai Tewas Tenggelam di Laut Nanga Banda
Sementara, Kuasa Hukum Salamunasir, Eki Wijaya Pratama mengaku, masih mencari tahu akar masalah yang menjadi motif Mantri S membunuh korban.
Ketahui, pelaku mendatangi rumah korban, namun saat itu pelaku tidak ada di rumah. Kemudian pelaku meminta istri korban menelpon Salamunasir sehingga tidak lama kemudian Salamunasir datang ke rumah.
Kemudian korban dan S terlibat cekcok sekira pukul 12.30 WIB.
Tidak beberapa lama pelaku langsung menikam korban menggunakan jarum suntik yang terdapat cairan ke bagian punggung Salamunasir.
Suntikan tersebut membuat Salamunasir seketika kejang-kejang hingga tidak sadarkan diri.
Salamunasir langsung bawakan ke Puskesmas Padarincang yang kemudian langsung rujuk ke RSUD Banten.
“Kejadian siang tadi,” ucap Camat Padarincang Agus Saepudin, Minggu (13/3).
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel







