Cepat, Lugas dan Berimbang

Di hadapan Pater Ernest Waser, Yasintus Beberkan Latar Belakang Dibentuknya YBAPPEW

Kedua, ada banyak kebaikan yang telah dibuat misionaris kelahiran Swiss ini. Rantai kebaikan itu ingin dihidupi dan diteruskan oleh para alumni. Dengan kata lain, sebagai kelanjutan rasa terimakasi itu, kita sebagai alumni membentuk rantai kebaikan agar kebaikan yang suda kita terima dari pater Ernest Waser dapat kita teruskan kepada generasi-generasi berikutnya. Kita sudah mendapatkan kebaikan yang sungguh luar biasa dari pater. Dan, dari lembaga pendidikan ini, kita diharapkan untuk terus membagi kebaikan itu pada orang lain, pada adik-adik kita sebagai generasi penerus.

“Ketika pater mengelola lembaga pendidikan ini, tidak ada yang diusir dan dilarang untuk mengikuti ujian gegara uang sekolah. Hal itu tidak ada dalam kamus pater karena uang itu urusan orang tua dan hak anak adalah untuk memperoleh dan mendapatkan pendidikan. Jadi anak-anak jangan ganggu,” cetus Yasintus.

Ketiga, ada banyak legacy yang ditinggalkannya. Legacy yang ada tersebut ingin dilestarikan, dihidupi dan dijiwai oleh para alumni. Pater Ernest Waser memiliki banyak nilai di dalam kehidupannya. Karyanya membentang dari selat sape sampai dengan Lembata di dalam karya- karya fisiknya juga sangat luar biasa. Warisan-warisan itu ingin kita teruskan, ingin kita lanjutkan.

“Lalu, siapa yang melanjutkan? Yah, kita semua sebagai anak-anak sosiologis yang sudah dilahirkan oleh pater dari bumi Santu Klaus-Kuwu,” ungkap Yasintus.

Hari Ini Sangat Luar Biasa

Pada tempat yang sama, Pater Ernest Waser selaku pendiri Lembaga Pendidikan SMP-SMA St. Klaus Kuwu dalam sambutannya menyampaikan, rasa senangnya bisa hadir dan bertemu dengan para alumni dalam kegiatan reuni akbar tersebut.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN