Awalnya Arifki menilai, jika kehadiran Jokowi dalam acara tersebut merupakan sinyal serius terhadap calon penggantinya sebagai presiden.
“Kehadiran Jokowi pada kegiatan ini sinyal bahwa Jokowi serius terhadap calon penggantinya sebagai presiden. Pertemuan ini bisa saja menjadi agenda penggabungan dua koalisi, yaitu KIB dan KKIR,” kata Arifki, belum lama ini.
Dalam acara silaturami tersebut memang hanya hadiri lima partai saja, yaitu Gerindra, PKB, PAN, Golkar dan, PPP. Menurutnya, jika dalam acara itu bisa saja menghasilkan koaliisi baru, dengan Jokowi sebagai King Maker.
“Agenda pertemuan ini bisa saja ada koaalisi yang terbentuk, dimana jokowi yang menjadi king maker-nya,” pungkasnya.***
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel





