Dandim Copot Baliho Ganjar, Loyalisnya Marah-Marah

Barito Utara, infopertama.com – Viral video oknum komandan TNI melarang relawan bakal calon presiden (Bacapres) 2024 Ganjar Pranowo memasang spanduk atau baliho Ganjar di sebuah lokasi di Kab. Barito Utara, Kalimantan Tengah.

Sejumlah loyalis Ganjar di media sosial menyayangkan tindakan tersebut. Salah satunya akun @lek_brewok yang mempertanyakan pelarangan spanduk atau baliho oleh komandan TNI itu.

Bahkan, dia mempertanyakan sikap Dandim kepada Ganjar Pranowo yang kini menjadi bakal calon presiden.

“Demokrasi di Bumi Tambun Bungai tiba-tiba terguncang oleh tindakan salah seorang oknum komandan TNI di Muara Teweh yang secara sepihak mendesak penurunan baliho Ganjar Pranowo. Panwaslu pun dipaksa hadir menyaksikan ditemani satpol PP agar aksinya ini terlihat legal,” tulisnya dikutip pada Senin, (17/7/2023) malam.

“Padahal pemasangan baliho ini sah-sah saja karena belum memasuki masa kampanye. Apakah sang komandan anti dengan Capres Ganjar, apakah dia sedang cari perhatian agar di lihat oleh Capres yg lain?? Apakah justru ada perintah dari pimpinan untuk membela salah Capres dengan cara menurunkan baliho Ganjar??”

“Masyarakat yang sadar akan pentingnya kebebasan berekspresi dan demokrasi yang sehat, marilah kita bersama-sama mengangkat suara! Penurunan baliho secara semena-mena dan menekan pengawas pemilu oleh oknum komandan kodim ini membuat kita prihatin,” keluhnya

Sementara itu, loyalis Ganjar lainnya, Jhon Sitorus, menanggapi alasan pencopotan spanduk tersebut.

“Jika alasan pencopotan Spanduk Ganjar Pranowo adalah karena lahan tersebut milik TNI utk menjaga netralitas. Mestinya lahan, tersebut jangan DIKOMERSIALISASIKAN untuk umum Copot sekalian RANGKA/ Besi penopang spanduk tsb. Lebih bersih lebih enak dilihat, lepas dari kontroversi,” tulis akun @Miduk17.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel