Ruteng, infopertama.com – Bupati Manggarai, Herybertus Nabit, memimpin rapat evaluasi pendataan rumah terdampak bencana tahap dua yang dilangsungkan pada hari Kamis, 22 Oktober 2026, bertempat di Posko Transisi Darurat BPBD Manggarai.
Dalam arahannya, Bupati Herybertus menekankan pentingnya menyatukan semangat, kesadaran penuh, serta solidaritas antarinstansi dan perangkat daerah guna mempercepat penanganan pascabencana secara menyeluruh.
Bupati Herybertus menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah melewati tahap pertama pendataan rumah terdampak yang mencakup sekitar 5.000 unit rumah. Berdasarkan pengalaman tersebut, volume pendataan pada tahap kedua ini melonjak berkali-kali lipat, dengan estimasi mencapai puluhan ribu unit rumah.
Berdasarkan data yang dipaparkan dalam rapat, total keseluruhan rumah yang terdata pada tahap dua mencapai 29.792 unit. Dari jumlah tersebut, sebanyak 10.542 unit rumah telah melalui uji publik serta dinyatakan lengkap dan klir.
Sementara itu, sebanyak 19.250 unit rumah masih dalam proses pembersihan data, yang sebagian besar terkendala pada kelengkapan dokumen administrasi.
Adapun rincian total kerusakan dari hasil uji publik tahap dua mencakup 1.883 unit rumah rusak berat, 5.199 unit rusak sedang, 7.127 unit rusak ringan, serta 15.584 unit mengalami kerusakan di bawah 20 persen.
Sedangkan untuk data yang sudah bersih sebanyak 10.542 unit, rincian kerusakannya terdiri atas 750 unit rusak berat, 1.798 unit rusak ringan, 2.496 unit kategori rusak ringan lainnya, serta 5.498 unit kerusakan di bawah 20 persen.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel












