Kemarin sore (Sabtu/2/9/202, ungkap Pater Yosep, saya memberikan pembekalan kepada 34 orang fasilitator tentang Kitab Suci dan mereka akan turun ke kelompok-kelompok membantu umat kita untuk membaca dan merenungkan Kitab Suci.
“Untuk itu, kepada keluarga – keluarga, mari kita miliki kitab suci, kita baca, Bapa-Mama dan anak-anak, kita ikuti cerita-cerita dalam kitab suci. Adik-adik saya, kaum remaja ketika kita berkumpul mari bersama-sama membaca kitab suci. Dengan membaca kitab suci kita banyak mempelajari kebijakan-kebijakan hidup yang membantu kita untuk mengembangkan hidup kita sesuai dengan rencana kita. Mari Bapa-Ibu kita mengisi Bulan Kitab Suci ini dengan membaca dan merenungkan, kita mengambil pesan untuk kehidupan kita,” ajak Pater Yosep.
Pencanangan Bulan Kitab Suci Nasional Tahun 2023 tingkat Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong ditandai dengan pemukulan Gong oleh Pater Yosep Masan Torong di hadapan Dewan Pastoral Paroki, Pimpinan Biara, Pengurus Wilayah/KBG, dan kurang lebih 700 orang umat yang menghadiri Perayaan Misa.
Apa pentingnya Kitab Suci menurut Pater Kris Sambu
Pada kegiatan pembekalan tentang tema Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) tahun 2023 kepada Fasilitator Katekese, yang merupakan seksi Pewartaan di 30 KBG, Sabtu (2/9/2023), Pater Kristianus Sambu, SVD, Pastor Paroki Ekaristi Kudus menjelaskan, mengapa BKSN 2023 dicanangkan lagi, dan apakah ini sekedar rutinitas?
Kalau kita memandang kegiatan ini sebagai rutinitas, ujarnya, maka akan menimbulkan rasa bosan dan kehilangan gairah. Tetapi membaca dan merenungkan Kitab Suci itu berbeda dengan membaca buku biasa atau novel. Sebab isi Kitab Suci, adalah Sabda Allah yang selalu baru maknanya setiap kali kita membacanya dengan penuh iman, dalam suasana doa, dan keheningan.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel
Tinggalkan Balasan