BKSN 2023 Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong; Menginjili Diri, Sesama serta Dunia

Bapa uskup bertanya, kala itu, apa yang menjadi kekhasan pelayanan kamu dalam karya kerasulan kamu di Keuskupan Ruteng. Soal pelayanan sakramen semua pastor merayakan pelayanan sakramen, pengakuan dosa ya biasa. Kunjungan-kunjungan kelompok ya biasa di mana mana pun dilakukan. Tetapi apa yang menjadi kekhasan dari pelayanan para imam SVD dan suster-suster SSpS.
Nama kamu, tegas Mgr Sipri pada kesempatan itu, adalah Serikat Sabda Allah, dan sejauh mana Sabda Allah itu, kitab suci sungguh-sungguh menjadi kekhasan pelayanan.

Pertanyaan berikut dari beliau saat itu. Pimpinan provinsi kami, SVD dan SSpS, tutur Pater Yosep kemudian menanggapi pertanyaan Bapak Uskup itu. Lalu membentuk suatu lembaga yang disebut Lembaga Bible Center, Pusat Kitab Suci yang bertanggungjawab bersama dengan anggota-anggota SVD dan SSpS mulai menggerakkan gerakan Cinta Kitab Suci.

Sejauh saya ingat, lanjut Pater Yosep dalam homilinya saat misa pembuka BKSN 2023, Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong ini, dari waktu ke waktu dilayani oleh para Imam SVD. Mulai dari Pater Kale Bale, SVD, sampai hari ini, Pater Kris Sambu, SVD. Orang-orang SVD berkarya di Paroki ini, pertanyaan kita bersama, sebagai umat yang digembalakan oleh para pastor SVD, kita sebagai umat paroki, sejauh mana telah memberikan cinta, dan perhatian kita terhadap Kitab Suci.

Pertanyaan ini, tegas Pater Yosep, menjadi sangat konkrit bukan karena kami SVD tetapi menjadi keputusan bersama dari Gereja Katolik semesta sejak tahun 1965, pada Konsili vatikan ke 2. Para Bapak Konsili sudah menegaskan Kitab Suci harus menjadi santapan jiwa bagi segenap orang katolik. Seperti setiap hari minum kopi setelah bangun pagi, makan nasi siang hari, dan malam hari juga. Demikian hendaknya kitab suci menjadi santapan.

Laman: 1 2 3 4 5

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses