Sementara, Ketrin selaku Owner Hotel Revayah saat dikonfirmasi awak media ini melalui pesan whatsapp membantah soal informasi yang disampaikan Reni.
“Pak ada baiknya bapak klarifikasi dengan pihak hotel khususnya dengan manager. Tidak langsung memberitakan berita yang tidak benar. Karena akan berakibat merusak nama baik hotel,” tulis Ketrin dalam pesan WhatsApp.
Awak media ini meminta penjelasan terkait Limbah hasil cucian laundry yang digelontorkan langsung ke got. Lagi-lagi, Owner Hotel Revayah ini membantah dan malah balik bertanya.
“Tanggapan saya bahwa informasi tersebut tidak benar. Pemberitaan apa ini pak? Koran? Sosmed? Atau apa ini pak? Setau saya kalau pak tetap mau menerbitkan berita tidak benar walaupun sudah saya bilang nanti pak melanggar UU ITE pencemaran nama baik pak. Ini sudah pernah terjadi dan sudah pernah diperkarakan di Polres Ruteng. Jadi, sebaiknya konfirmasi ke kami dan sajikan berita sesuai sebenarnya saja pak,” Jawabnya lagi dalam pesan tertulis di WhatsApp.
Lagi-lagi awak media ini menjelaskan jika pemberitaan yang kami sajikan merasa keberatan, silahkan ajukan hak jawab nantinya. Namun, Owner Hotel Revayah tersebut malah mau melaporkan awak media.
“Terserah bapak saja, hanya yang mau saya sampaikan semua informasi yang bapak terima tidak benar adanya. Jika sampai merusak nama baik, maka akan kami laporkan. Karena kami sudah beritahu bapak bahwa informasi tersebut tidak benar adanya,” ungkapnya dalam pesan WhatsApp.
Awak media ini balik bertanya, ibu sedang mengancam saya? Lagi-lagi, Owner Hotel Revayah tersebut menjawab, “saya tidak ada ancaman sama sekali pak, bahkan berita yang tidak benar yang kalau tetap bapak publikasikan, itu yang akan merusak nama baik kami. Padahal beritanya tidak benar. Yang rugi hanya kami saja pak.”
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel
Tinggalkan Balasan