Cepat, Lugas dan Berimbang

9 Kecamatan Dipimpin Orang Baru, Gabriel Egor Gantikan Fransiskus Jen di Rahong Utara

oplus_131072

Ruteng, infopertama.com – Bupati Herybertus Nabit secara resmi melantik 9 orang camat di kabupaten Manggarai menggantikan 9 camat sebelumnya yang sudah pensiun dan promosi jabatan.

Pelantikan para camat sekaligus pelantikan ketua Tim penggerak PKK tingkat kecamatan ini berlangsung di Aula Ranaka, kantor Bupati Manggarai, Kamis, 23 April 2026.

Satu dari 9 camat yang dilantik adalah Gabriel Egor, S.IP menjabat Camat Rahong Utara menggantikan Fransiskus Jen yang dipromosi menjabat sekertaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Manggarai.

Bupati Manggarai, Herybertus Nabit dalam sambutannya menyebut bahwa pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan merupakan bagian penting dalam penyelenggaraan pemerintah agar roda organisasi dapat berjalan dengan baik terutama roda pemerintahan di wilayah kecamatan.

Dengan demikian, kata Herybertus, kebutuhan masyarakat di tingkat kecamatan akan pelayanan publik yang maksimal dapat terpenuhi.

Ia mengatakan, kemampuan adaptasi atau menyesuaikan diri terhadap lingkungan baru menjadi hal yang sangat dibutuhkan mulai dari adaptasi personal, adaptasi psikologis hingga adaptasi institusional.

“Dalam hubungannya dengan tugas sebagai pemimpin di wilayah kecamatan, adaptasi personal tentu berhubungan dengan bagaimana para camat yang baru dapat dengan cepat memahami kekuatan tim kerja baru yang dimilikinya sehingga roda pemerintahan kecamatan dapat terus berputar.”

Sementara itu, adaptasi psikologis dan institusional sangat berhubungan erat dengan kemampuan para camat yang dilantik untuk memahami sekaligus menjiwai tugas pokok dan fungsinya di wilayah kerja dan posisi yang baru.

Pada beberapa situasi, sebut Bupati Herybertus, ruang lingkup yang berbeda dengan tempat kerja atau posisi yang lama dapat saja menjadi hambatan.

Namum demikian dengan kemampuan manajemen diri yang baik, saya yakin sikap adaptif akan segera dipunyai dan pada titik berikutnya dapat dijalankan sehingga amanah yang dipercayakan dapat dipertanggungjawabkan melalui kerja nyata.

“Penting untuk diingat bahwa muara dari seluruh proses ini adalah terwujudnya penyelenggaraan pemerintahan dan proses Pembangunan serta pelayanan kemasyarakatan yang semakin maksimal baik di tingkat kecamatan maupun di tingkat kabupaten.” Ujar Nabit, Kamis.

Pelantikan sebagaimana yang terjadi hari ini, kata Bupati Manggarai, tidak hanya berorientasi pada pengembangan karir seorang Pegawai Negeri Sipil namun lebih dari pada itu peristiwa ini merupakan satu mata rantai dalam upaya pembenahan dan pemantapan organisasi demi tercapainya peningkatan kualitas kinerja pelayanan publik.

Melalui proses ini, dengan kontribusi masing-masing, diharapkan setiap pejabat yang baru dilantik, secara bersama-sama dapat membawa semangat baru dalam meningkatkan kinerja pelayanan yang baik, sehingga mampu memberikan dampak positif bagi kemajuan Kabupaten Manggarai yang selaras dengan visi Bupati dan Wakil Bupati Manggarai untuk Membangun Masyarakat Manggarai yang Sejahtera, Bersih, Berkelanjutan, dan Berdaya Saing.

“Karena itu saya berharap saudara sekalian dapat menunjukan dedikasi dan loyalitas dimanapun saudara bertugas dengan mengerahkan kemampuan dan melaksanakan tugas dengan baik dengan penuh rasa tanggung jawab.”

Dalam hubungannya dengan hal tersebut, Bupati Manggarai Herybertus Nabit mengingatkan beberapa hal sebagai berikut:

Pertama, segera beradaptasi, kuasai tugas dan kewenangan masing-masing guna penyelenggaraan pemerintahan umum dan pemberdayaan masyarakat.

Kedua, menjaga kondusifitas wilayah melalui pendekatan persuasif, dialog dan mediasi (musyawarah) dalam menyelesaikan sengketa wilayah dan konflik sosial lainnya.

Ketiga, memberikan bimbingan, supervisi, fasilitasi dan konsultasi serta pengawasan tertib administrasi pemerintahan desa/kelurahan serta senantiasa memberikan motivasi akan semangat pelayanan kepada masyarakat yang prima, ramah, efektif dan efisien.

Keempat, memfasilitasi, mengkoordinasikan dan mengawal proses pemekaran kecamatan dan desa persiapan menuju desa definitif.

Kelima, menjadi penghubung antara kebijakan dan implementasi di lapangan dalam tindakan yang konkrit.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN