Cepat, Lugas dan Berimbang

Petisi Kampus, Warek UM Surabaya: Awas Penyusupan, UGM Disusupi 03?

Surabaya, infopertama.com – Wakil Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) Mundakir memberikan tanggapan terkait petisi yang diajukan beberapa perguruan tinggi atau kampus seperti Universitas Gajah Mada (UGM) dan Universitas Islam Indonesia (UII).

Mundakir menyatakan, petisi kampus tersebut merupakan bagian dari ekspresi akademik. Menurutnya kebebasan akademik, kebebasan berpendapat, dan aspek lainnya adalah bagian esensial dari kemanusiaan. Namun, di tengah-tengah tahun politik seperti saat ini, perlu adanya kewaspadaan ekstra.

Kewaspadaan ekstra yang dimaksud Mundakir adalah, kemungkinan adanya penyusupan kepentingan politik praktis.

“Kepedulian terhadap kondisi aktual masyarakat adalah tanggung jawab bersama semua kampus. Namun, hal ini perlu dilakukan dengan kehati-hatian dan pemahaman situasi, terutama dalam konteks kontestasi politik yang semakin intens. Aksi-aksi tersebut tampaknya dimanfaatkan dan berpotensi menguntungkan salah satu kontestan. Hal ini perlu menjadi perhatian bersama,” kata Mundakir, dalam keterangan tertulis yang diterima infopertama.com, Sabtu (3/2/24).

Lanjut Mundakir, kampus seharusnya aktif dalam mengisi ruang publik dengan wacana-wacana kritis yang bersifat konstruktif. Keseimbangan antara memberikan ruang untuk berpendapat dan menjaga lingkungan belajar yang inklusif dan objektif perlu dijaga secara konsisten.

“Di tahun politik seperti saat ini, perguruan tinggi perlu menjaga keseimbangan antara memberikan ruang untuk berpendapat dan menjaga lingkungan belajar yang inklusif serta objektif,” tambahnya.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN