300 Guru Besar Lintas Profesi Minta Tunda Pengesahan RUU Omnibus Kesehatan

Yang lebih menyebabkan para guru besar was-was adalah implementasi proyek bioteknologi medis. Termasuk proyek genom yang mengakibatkan bahaya biosekuritas dan biodefans bangsa, sehingga ke depannya bahkan darah dan genetik bangsa Indonesia juga dapat dijajah kelebihannya dan diserang atau ditindas kekurangannya. Hal ini tentunya akan membahayakan keamanan bangsa RI secara serius.

Diyakini bahwa kurangnya transparansi dari naskah RUU yang akan disahkan serta minimnya kesempatan partisipasi publik untuk materi pemikiran berbasis buktinya diindahkan, menggambarkan kualitas perumusan RUU ini sangat berantakan dan terburu-buru. Sehingga, akan mengganggu ketahanan kesehatan bangsa.

Panitia menyatakan, saat ini jumlah guru besar yang sudah menyatakan satu suara dalam berpartisipasi dalam forum dan mengawal penundaan pengesahan RUU omnibus Kesehatan sudah mencapai 300 guru besar dari lintas sektor, tidak hanya pada Rumpun Ilmu Kesehatan. Selanjutnya, masyarakat memantau akan terjadinya penolakan besar- besaran lewat pengajuan aspirasi di kanal masing-masing terhadap proses ugal-ugalan dari RUU omnibus Kesehatan ini.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel