Yayasan Ayo Indonesia dan Tim Bible Center SSpS SVD Ruteng Melakukan Kunjungan Pastoral Bersama

Pola pertanian yang diterapkan oleh kelompok ini adalah pertanian organik karbon, yang dapat menjamin kontinuitas produksi sayuran baik pada musim kering maupun hujan. Penerapan pupuk organik karbon dipilih untuk menciptakan ketangguhan terhadap perubahan iklim yang sedang terjadi. Penggunaan pupuk organik karbon berpengaruh baik terhadap peningkatan kesuburan tanah, produksi, dan kualitas sayuran.

Selain itu, penggunaan karbon dari arang sekam mencegah kerusakan sayuran ketika hujan berlangsung dalam durasi yang lama.

Sebagian besar anggota kelompok berasal dari masyarakat rentan dengan pendapatan yang relatif rendah. Bertani sayuran telah menjadi pekerjaan utama untuk menopang ekonomi keluarga mereka selama ini, namun penghasilan yang diperoleh tidak sesuai dengan yang diharapkan. Hal ini disebabkan oleh kurangnya informasi tentang permintaan pasar, skala usaha yang masih kecil, keterbatasan air, dan curah hujan yang tinggi saat musim hujan.

Berangkat dari kondisi ini, Yayasan Ayo Indonesia hadir untuk mempromosikan pendekatan pertanian organik karbon, mendorong perluasan lahan usaha, dan berjejaring dengan pedagang sayuran di Pasar Ruteng. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pendapatan. Selain itu, mereka juga didorong untuk membentuk usaha bersama simpan pinjam dan credit union guna menumbuhkan perilaku menabung dan memudahkan akses permodalan usaha.

Kekuatan yang ada pada mereka adalah lahan yang tersedia, kerajinan, akses jalan ke pasar yang cukup baik, serta pedagang yang datang membeli langsung di kebun.

Laman: 1 2 3 4 5

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses