Pada surat itu juga tertera agenda keberangkatan Syahrul Yasin Limpo, Minggu (24/9/2023), menggunakan maskapai penerbangan yang sama dengan nomor penerbangan QR 959 saat meninggalkan Indonesia.
Kendati demikian hingga Minggu malam, Mantan Gubernur Sulawesi Selatan itu tidak kunjung terlihat di Bandara Soekarno-Hatta (Bandara Soetta).
Apabila merujuk nomor penerbangan tersebut, maskapai Qatar Airways QR 956 telah mendarat sejak pukul 14.56 WIB di Bandara Soetta.
Namun, hingga Minggu malam, tidak terlihat tanda-tanda ketibaan Syahrul Yasin Limpo.
Pada area Gedung VIP Bandara Soetta tidak terlihat adanya aparat kepolisian.
Padahal sejak siang, sejumlah aparat berjaga di sana untuk melakukan pengamanan soal kabar kedatangan Menteri Pertanian RI itu.
Hal serupa juga terlihat di Terminal 3 Kedatangan Internasional Bandara Soetta yang tidak terlihat pengawalan khusus dari pihak Angkasa Pura II.
Ini berarti ada dua kemungkinan yang bisa terjadi.
Yakni Syahrul Yasin Limpo batal menggunakan penerbangan QR 959 untuk kembali ke Indonesia atau dia sudah tiba, namun keluar bandara melalui jalur khusus agar tak terendus jurnalis.
Kasie Humas Polresta Bandara Soetta, Ipda Agus mengatakan, pihaknya belum mendapat instruksi tentang pengamanan khusus kepulangan Syahrul Yasin Limpo.
“Kemarin memang sudah ada yang nanya. Tapi sampai saat ini belum ada terkait pengamanan khusus ataupun pengamanan pasukan untuk kepulangan Menteri Pertanian dari Polresta Bandara Soekarno-Hatta,” ujarnya.
Sementara itu, Senior Manager Branch Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta, M. Holik Muardi mengaku, belum mendapat informasi jadwal kepulangan Syahrul Yasin Limpo melalui Bandara Soetta.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel
Tinggalkan Balasan