Pemukiman penduduk menanggung dampak paling dahsyat dengan total 22.940 fasilitas masyarakat yang terdampak dari skala ringan hingga berat. Sektor pendidikan turut terganggu setelah 362 bangunan sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (PPO) terdata rusak, di mana 160 unit di antaranya berkategori rusak berat. Selain itu, 18 fasilitas pendidikan di bawah Kementerian Agama juga mengalami kerusakan fisik.
Tantangan pemulihan pascabencana semakin berat lantaran fasilitas penunjang pelayanan publik turut terdampak. Sebanyak 186 unit fasilitas kesehatan, 68 gedung kantor pemerintahan, 116 tempat ibadah, 14 bangunan adat, serta 11 fasilitas umum dilaporkan mengalami kerusakan dalam berbagai tingkatan. Rilis data BPBD Kabupaten Manggarai ini menjadi pemetaan krusial bagi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan untuk mempercepat penyaluran bantuan darurat serta menyusun langkah rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel











