Cepat, Lugas dan Berimbang

Unika Ruteng Dorong Peternakan Zero Waste Melalui Program Tanam Jagung Panen Protein (TJP2)

Sebagai bentuk dukungan berkelanjutan, universitas juga menyerahkan alat mesin penepung untuk membantu kelompok tani memproduksi pakan ayam berbasis bahan lokal.

Dukungan Pemerintah untuk Inovasi Lokal

Program ini mendapat dukungan penuh dari DPPM 2025 di bawah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).

Dukungan tersebut memperkuat kolaborasi antara dunia akademik dan masyarakat, sehingga inovasi pertanian seperti sistem TJP2 dapat berkembang lebih luas di tingkat desa.

“Kami berharap sistem Tanam Jagung Panen Protein menjadi model percontohan pertanian-peternakan terpadu yang bisa direplikasi di berbagai wilayah NTT,” jelas Dr. Yosef.

Menuju Ekonomi Tani Mandiri dan Ramah Lingkungan

Melalui pendekatan TJP2, Fakultas Pertanian dan Peternakan Unika Santu Paulus Ruteng menunjukkan komitmen kuat dalam mengembangkan ekonomi hijau dan mandiri.

Sistem ini tidak hanya mengoptimalkan sumber daya lokal, tetapi juga menciptakan rantai produksi tanpa limbah yang berdampak positif bagi lingkungan dan kesejahteraan petani.

“Kunci keberlanjutan ada pada sinergi antara ilmu, teknologi, dan masyarakat. Ketika petani memahami sains di balik praktik tani mereka, perubahan besar pasti terjadi,” tutup Nautus Stivano Dalle dengan optimis.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN