“Saat ini dalam sekali produksi dapat menghasilkan 100 kg kerupuk dengan potensi penjualan senilai Rp10 Juta,” kata Ridho.
PT PLN (Persero) UIP Nusra terus aktif merangkul dan membimbing sejumlah UMKM binaan yang mencakup wilayah Nusa Tenggara untuk memenuhi kriteria UMKM naik kelas, yakni kenaikan omzet dan aset UMKM, sebagaimana diklasifikasikan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Perlingdungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.
Di tahun ini, terdapat sejumlah UMKM binaan PT PLN (Persero) UIP Nusra yang telah naik kelas, di antaranya Abon Ikan Inaq Almah dan Sambal Khas Lombok, Telur Asin Bu Dewi, bubuk, kopi, dan ekstrak jahe merah Putri Mandalika, serta Madu Trigona Alam Makmur.
“Salah satu program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) PT PLN (Persero) UIP Nusra adalah mendorong kemampuan UMKM untuk dapat bersaing secara luas dan berkontribusi aktif dalam menggerakan roda perekonomian daerah,” ucap General Manager (GM) PT PLN (Persero) UIP Nusra, Abdul Nahwan.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel







