Hal ini penting bagi konsumen di wilayah yang mengandalkan satu mobil untuk berbagai kebutuhan.
Faktor ini sering kali menjadi penentu keputusan membeli.
Nilai Jual Kembali Stabil
Nama besar Kijang sudah identik dengan harga jual kembali yang kuat.
Berdasarkan pengalaman generasi sebelumnya depresiasi harga cenderung lebih lambat.
Untuk pembeli yang memikirkan nilai investasi jangka panjang ini jelas menjadi poin plus. Reputasi inilah yang sulit ditandingi kompetitor baru.
Kekurangan Toyota Kijang Super 2026
Tampilan Belakang Kurang Agresif
Desain buritan dinilai masih terlalu sederhana. Dibanding rival yang lebih dinamis tampilan belakang Kijang Super terlihat konservatif.
Bagi sebagian konsumen ini bisa terasa kurang modern. Namun bagi pengguna yang mengutamakan fungsi hal ini mungkin bukan masalah besar.
Tidak Tersedia Mesin Diesel
Absennya varian diesel cukup disayangkan oleh penggemar lama Kijang. Mesin diesel selama ini dikenal tangguh dan irit untuk perjalanan jauh.
Toyota tampaknya lebih fokus ke elektrifikasi. Keputusan ini bisa membuat sebagian konsumen berpikir ulang.
Karakter Suspensi Agak Kaku
Suspensi terasa stabil di kecepatan tinggi namun agak kaku di jalan rusak.
Untuk kondisi jalan bergelombang di daerah hal ini bisa terasa kurang nyaman.
Meski tidak mengganggu secara ekstrem karakter ini tetap perlu dicatat. Terutama bagi pengguna yang sering melintasi jalan desa.
Bagasi Terbatas Saat 7 Penumpang
Saat semua kursi digunakan ruang bagasi menjadi cukup sempit.
Untuk perjalanan keluarga dengan banyak barang kondisi ini bisa menyulitkan.
Pengguna perlu pintar mengatur barang bawaan. Alternatifnya kursi baris ketiga harus sedikit dikorbankan.
Transmisi Otomatis Masih Konvensional
Kijang Super 2026 belum menggunakan CVT. Perpindahan gigi masih terasa dibanding rival yang lebih halus. Untuk sebagian pengguna ini mungkin bukan isu besar.
Namun bagi yang sensitif terhadap kenyamanan berkendara hal ini patut diperhatikan.
Fitur Premium Belum Lengkap
Fitur seperti sunroof dan wireless charging belum tersedia. Di segmen ini beberapa pesaing sudah mulai menawarkannya.
Toyota tampaknya lebih fokus pada aspek fungsional.
Pendekatan ini aman namun kurang memikat bagi pencari fitur gaya hidup.
Interior Terasa Sederhana
Desain kabin cenderung fungsional tanpa banyak aksen mewah. Material yang digunakan masih tergolong standar.
Untuk pengguna yang menginginkan nuansa premium mungkin akan merasa kurang. Namun dari sisi ergonomi tata letaknya cukup rapi.
Daftar Harga Toyota Kijang Super 2026
| Varian | Perkiraan Harga |
| Bensin Manual | Rp240 Juta |
| Bensin Otomatis | Rp255 Juta |
| Hybrid Otomatis | Rp295 Juta |
Toyota Kijang Super 2026 hadir sebagai mobil keluarga yang mengedepankan efisiensi dan kepraktisan.
Mobil ini cocok bagi pengguna yang mencari kendaraan harian nyaman dengan biaya operasional terkontrol.
Meski masih memiliki beberapa kekurangan pendekatan fungsionalnya justru relevan untuk kondisi Indonesia.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel



