Terungkap! Pembunuh Dokter Spesialis Paru di Nabire Ternyata Cleaning Service RS

Mathius menegaskan dari hasil pemeriksaan ulang, Polres Nabire langsung mengamankan KW. Tersangka KW juga mengakui perbuatannya.

“Sampai saat ini tersangka masih tunggal. Namun proses penyidikan masih terus berjalan guna mengungkap motif pembunuhan terhadap korban,” imbuhnya.

 

Mathius menambahkan adapun barang bukti tambahan yang berhasil polisi amankan yakni telepon seluler milik korban, yang simpan di dalam bantal dan terbungkus plastik bening dan kami amankan di gudang kecil lantai 2 RSUD Nabire. Bahkan 1 rok warna hitam rok bintik-bintik putih yang simpan di dalam lemari kamar.

“Untuk sementara pengakuan tersangka dia merupakan tersangka tunggal. Namun penyidik masih terus mengembangkan kasus ini,” tandasnya.

Sebelumnya, dokter malang itu ditemukan tewas dalam kondisi mulut berbusa di rumah dinasnya di Kelurahan Siriwini, Nabire, Papua Tengah, pada Kamis (9/3) sekitar pukul 19.00 WIT.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh saksi berinisial M (32), yang merupakan seorang perawat dan sopir korban. Saat itu, saksi hendak menjemput korban untuk diantar ke Apotek Pelita dalam rangka praktik.

Lantaran tak kunjung ada respons korban saat saksi datang, ia kemudian menghubungi rekannya, perawat Apotek Mulia berinisial RR dan seorang perawat di Apotek Pelita berinisial F. Tak lama berselang, kedua saksi kemudian datang ke rumah korban.

Ketiga saksi berupaya memanggil korban dan berteriak dari luar rumah namun tak juga kunjung ada jawaban. Ketiganya lantas membuka pintu yang digrendel dari dalam dengan cara membuka jendela di samping pintu.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel