Tag: Iuran Siswa SDK ke Yayasan Sukma Ruteng

  • Yubilium 1 Abad SDK Pasa, Hery Nabit: Majunya Manggarai Hari Ini Sebagian Ada Peran SDK Pasa

    Ruteng, infopertama.com – Kemajuan Manggarai hari ini sebagiannya ada peran SDK Pasa, karena sekolah pada hakikatnya mengajarkan atau membentuk kita semua tuk bisa berpikir yang benar.

    Bupati Manggarai, Herybertus Nabit dalam sambutannya saat perayaan Yubilium 100 tahun SDK Pasa di Pasa, Rahong Utara menjelaskan bahwa dengan adanya sekolah kita diharapkan dapat berpikir yang benar.

    “Gelar itu belakangan, pintar belakangan, tetapi berpikir yang benar adalah buah dari pendidikan. Jadi kalau hari ini Manggarai Maju, saya kira ada peran SDK Pasa di dalamnya.” Tegas Bupati Manggarai, Hery Nabit, Kamis, 1 Agustus 2024.

    Ia mengatakan, merayakan usia 100 tahun itu tidak gampang, ada ribuan anak yang didik menjadi manusia (di SDK Pasa), terlepas dari mereka pintar atau tidak. Karena itu, saya sebagai Bupati Manggarai, kata Herybertus Nabit  mengucapkan limpah terimakasih kepada semua yang menjadi bagian dari SDK Pasa, dari awal sampai dengan saat ini.

    “Kita mengucapkan terimakasih banyak untuk sumbangsihnya, tidak hanya untuk Manggarai tetapi untuk NKRI.” Ungkap Herybertus Nabit.

    Ia menuturkan, tentu di usianya yang sekarang ada harapan-harapan agar SDK Pasa semakin baik. Untuk menjadi makin baik, syaratnya adalah kerjasama.

    “Kerjasama dengan semua pihak, ngance cumang aku (Pemerintah) terus, ngance cumang pihak sebelah (swasta) tapi neka hemong cumang kin SUKMA. Toe poli laing cumang Bupati, cumang kin kin Sukma. Manga tara ata ngaran kaeng tana lino ho.” (Kerjasama dengan semua pihak artinya kerjasama dengan pemerintah, dengan pihak-pihak swasta yang peduli pendidikan juga bisa. Tetapi, jangan sampai lupa kordinasi dengan Yayasan Sukma. Tidak selamanya ketemu bupati (pemerintah) dapat menyelesaikan soal, perlu juga bicarakan soal itu dengan yayasan Sukma karena SDK itu sudah menjadi milik Yasukma.) Tegas Hery Nabit dalam sambutannya saat perayaan Yubilium 100 tahun SDK Pasa, Kamis, 1 Agustus 2024.

    Laman: 1 2

  • Yasukma Ruteng Pungut Iuran ke Siswa SDK, Guru: Hanya Tau Minta, Tapi Tak Pernah Beri

    Ruteng, infopertama.com – Yayasan Sukma (Yasukma) Ruteng mewajibkan setiap siswa pada satuan pendidikan dasar yang bernaung di bawah Yasukma atau Sekolah Dasar Katolik (SDK) agar membayar iuran bulanan sejumlah Rp2.000,00-.

    Hal itu disampaikan beberapa kepala SDK dalam wilayah kota Ruteng, kecamatan Langke Rembong yang berhasil media ini temui.

    Flori (bukan nama sebenarnya) salah satu kepala SDK di Ruteng, kecamatan Langke Rembong kepada media ini pada Senin, 14/02/22 mengaku selalu melunasi Iuran itu. Dan, setorkan ke Yasukma Ruteng pada akhir tahun ajaran.

    “Yang bayar ke sana (Yasukma) itu memang urusan Bendahara. Setiap tahun dari sekolah kami ini lunas terus. Kami pungut dari anak-anak (siswa/i-pen).” Sebut Flori.

    “Karena kalau tidak ya kasian anak-anak kami yang komite. Nanti SK mereka dipersulit.” Ucap Flori menjelaskan.

    Lebih lanjut, Ia belum tahu peruntukan iuran tersebut buat sekolahnya.

    “Kami tidak dapat apa-apa, Kami hanya karena wajib SDK itu pungut dua ribu (Rp2.000,00- Pen) peranak perbulan. Atau dua puluh empat ribu pertahun. Untuk penggunaan selanjutnya itu kami tidak tahu.”

    “Mungkin itu untuk biaya menerbitkan SK, Karena segala fasilitas yang ada di sini kan dari pemerintah saja. Mereka (Sukma) hanya tau minta saja, tapi tidak perna berikan sesuatu ke Sekolah.”

    Laman: 1 2 3 4