Ruteng, infopertama.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai bergerak cepat menggenjot pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi warga terdampak bencana selama masa transisi darurat.
Dalam kurun waktu hanya dua hari, progres fisik pembangunan Huntara mencatatkan tren positif dengan penambahan belasan unit baru di lapangan.
Berdasarkan pemutakhiran data infografis Transisi Darurat Kabupaten Manggarai per Sabtu (10/10/2026), jumlah Huntara yang tengah dibangun (on progress) kini telah menyentuh angka 216 unit.
Angka tersebut meningkat sebanyak 15 unit dari data sebelumnya pada Kamis (8/10/2026) yang tercatat sebanyak 201 unit.
Percepatan ini menjadi pilar utama langkah tanggap Pemda Manggarai yang bersinergi dengan BPBD, BNPB, PMI, serta relawan pendukung untuk memastikan warga terdampak segera mendapatkan tempat tinggal yang lebih aman dan layak.
Di sisi lain, jumlah pengungsi di wilayah Manggarai masih berada dalam kondisi relatif stabil. Saat ini terdata 1.301 jiwa menghuni Posko Terpadu, 336 jiwa pengungsi dari kelompok rentan, serta 7.091 jiwa mengungsi secara mandiri yang tersebar di 17 titik posko.
Sementara itu, untuk pendataan kerusakan infrastruktur, data hasil Verifikasi dan Validasi (Verval) per 10 Oktober 2026 resmi dinyatakan dikunci pada total 33.114 unit rumah.
Rinciannya meliputi 2.095 unit rusak berat, 5.787 unit rusak sedang, 7.482 unit rusak ringan, serta 17.750 unit rusak ringan di bawah 20%.
Adapun penetapan payung hukum berupa SK Bupati untuk kerusakan rumah hasil uji publik tahap 1 telah diterbitkan sebanyak 5.235 unit.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel












