Tag: Desa Paka

  • Kemasan Modern Beras Premium Molas Manggarai, Begini Prosesnya

    Kemasan Modern Beras Premium Molas Manggarai, Begini Prosesnya

    Ruteng, infopertama.com – Program TEKAD bersama BUMDesa Lonto Leon Paka, kecamatan Satar Mese sukses memproduksi beras Premium Kemasan “Molas Manggarai” dengan packingan 5 kg.

    Tak hanya kategori Premium, BUMDes Lonto Leok yang membuat packingan 5 Kg tuk kategori Medium.

    Tuk kategori Premium, Molas Manggarai dijual dengan harga Rp18.000/kg atau Rp90.000 per kemasan 5 kg. Sementara, untuk kategori Medium dipatok dengan harga relatif murah Rp13.000 per kg atau Rp65.000 per kemasan 5 Kg.

    Kemasan 5 kg ini dinilai efektif tuk meningkatkan penjualan sesuai trend pasar yang simple. Pembeli tah harus memikul dalam kemasan besar, cukup dengan menjinjingnya saja. Lantas, bagaimana Proses Produksi Beras Premium Molas Manggarai

    Beras Premium Molas Manggarai diproduksi dalam beberapa tahap menggunakan mesin berteknologi tinggi dengan penggerak listrik yang dihasilkan dari mesin Diesel.

    Lewat Proses melibatkan teknologi modern bertujuan untuk mencapai standar tinggi ke tangan konsumen dengan kriteria kadar air 14%, derajat sosoh 95%, dan patahan < 15%.

    Tahapan produksinya meliputi pembersihan gabah (cleaning), pengeringan, penggilingan (husking & polishing), pemisahan warna (color sorting), hingga pengemasan vakum untuk menjaga kualitas.

    Detail Proses Produksi Molas Manggarai

    Berikut adalah tahapan mendetail produksi beras premium Molas Manggarai BUMDesa Lonto Leok Paka:

    Penerimaan & Pembersihan Gabah: Gabah kering panen dari petani mitra yang tersebar di beberapa desa oenyanggah dibersihkan dari kotoran (jerami, tanah, debu) menggunakan mesin cleaner.

    Laman: 1 2

  • Pemda Manggarai Siapkan 1,1 Juta Anakan Kopi Gayo dan Komasti Buat Petani

    Pemda Manggarai Siapkan 1,1 Juta Anakan Kopi Gayo dan Komasti Buat Petani

    Ruteng, infopertama.com – Pemerintah Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur fokus menjadikan Kopi sebagai salah satu komoditi unggulan.

    Keseriusan itu dibuktikan dengan rencana pendistribusian 1,1 juta anakan kopi yang diperkirakan berlangsung antara September dan Oktober tahun ini.

    Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Manggarai, Ferdinandus Ampur, SH menjelaskan bahwa sektor pertanian tetap menjadi sektor unggulan di Manggarai.

    Karenanya, kata Ferdi Ampur, pemerintah Kabupaten Manggarai bersama kementerian pertanian mulai melakukan persemaian 1,1 juta benih kopi pilihan terbaik yang cocok dengan kondisi iklim di Manggarai.

    “Di sini, persemaiannya tuk tuk dua jenis kopi dengan empat varietas terbaik, ada Arabika Gayo dan Komasti, kemudian, Robusta Hibiro 1 dan Hibiro 2. Rencananya, kita di Manggarai akan kembangkan Arabika Gayo dan Komasti.” Ujar Ferdi Ampur saat ditemui di lokasi penangkaran atau persemaian benih kopi di Desa Paka, kecamatan Satar Mese, Rabu, 08 April.

    Ia melanjutkan, umur persemaian ini antara 7-8 bulan dengan perkiraan tinggi anakan di atas koker 20 cm baru akan dibagikan kepada CPCL (Calon Petani Calon Lahan).

    “Dengan jumlah anakan ini, sudah ada 1000 hektar CPCL yang sudah mengajukan penawaran ke Dinas. Tetapi nanti kita prioritaskan CPCL kawasan tuk memudahkan pemantauan atau pendampingan. CPCL yang terpencar akan diupayakan pada tahun berikutnya.”

    Menurutnya, CPCL yang sangat potensial karena satu kawasan berada di Lolang dan Jong sekitar 110 hektar.

    Win, penanggungjawab PT. Triwana Lestari Abadi yang menangani persemaian bibit kopi di Iteng mengaku bangga ikut berpartisipasi dalam mewujudkan sektor pertanian di Manggarai.

    Laman: 1 2 3