Beberapa alasan lain yang disampaikan oleh responden dapat memperkokoh dukungan politik (23,27%), memperkuat arah pembangunan menuju Indonesia Emas 2045 (21,45%), Jokowi masih memiliki modal sosial-politik yang kuat (13,27%).
“Sisanya menjawab tidak tahu atau tidak memberikan pendapat,” tambah Ali.
Survei LPI dilakukan pada 12–19 Desember 2024 dengan melibatkan 700 responden dari 20 provinsi besar di Indonesia. Metode yang digunakan adalah wawancara tatap muka dan wawancara daring, dengan margin of error ±3,69% pada tingkat kepercayaan 95%.
Responden yang dilibatkan merupakan kelompok kelas menengah intelektual dengan pendidikan tinggi (S1, S2, S3) yang secara aktif mengikuti perkembangan sosial-politik selama tahun 2024.
Hasil survei ini menunjukkan potensi dukungan yang besar jika Jokowi memilih untuk berlabuh ke Gerindra setelah masa baktinya sebagai presiden.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel









