Nilai Luhur Sumpah Pemuda
Sekurang-kurangnya ada dua nilai penting yang dapat diangkat dari peringatan Sumpah Pemuda yang kita peringati hari ini.
Pertama, pemanfaatan inteligensi sebagai modal dasar perjuangan. Kemerdekaan yang telah diraih bangsa Indonesia pertama-tama sebenarnya merupakan hasil pemanfaatan inteligensi, dan bukan kemenangan senjata. Perjuangan bangsa Indonesia melawan penjajah ternyata nirmakna karena mengandalkan perjuangan fisik semata. Indonesia malah terpuruk dalam ketakberdayaan dan kesengsaraan, serta mengorbankan banyak nyawa.
Kenyataan ini menyadarkan para pemuda untuk memikirkan alternatif lain untuk `berperang` melawan penjajah. Membangun organisasi kepemudaan di banyak tempat merupakan alternatif untuk membendung bahaya ideologi penjajah yang kian ekspansif pada masa itu. Kekuatan inteligensi terletak pada gagasan-gagasan revolusioner yang dihasilkannya.
Di sini pertarungan fisik beralih menjadi sebuah pertarungan ide atau gagasan. Melawan penjajah dengan menggunakan otak merupakan sebuah bentuk gerakan perlawanan tanpa kekerasan.
Kedua, tumbuhnya kesadaran akan pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa. Semangat persatuan dan kesatuan merupakan semangat yang mencirikan sekaligus mendasari gerakan sumpah pemuda. Kesadaran akan pentingnya persatuan dan kesatuan lahir dari sebuah kenyataan bahwa perjuangan melawan penjajah tidak dapat dilakukan secara parsial-kedaerahan.
Rasa Persatuan
Kesadaran akan rasa persatuan dan kesatuan ini kemudian secara simbolis tertuang dalam ketiga rumusan Sumpah Pemuda; yakni berbahasa satu, berbangsa satu, dan bertanah air satu, yakni Indonesia.
Pemanfaatan inteligensi dan tumbuhnya rasa persatuan dan kesatuan ini telah membawa perubahan berarti bagi bangsa Indonesia. Peranan mahasiswa pada awal pergerakan kemerdekaan ini tampaknya memberikan semangat dan motivasi baru bagi generasi bangsa selanjutnya.
Bangsa Indonesia selalu saja terancam bahaya disintegrasi yang memecahkan persatuan dan kesatuan bangsa. Ancaman terhadap kesatuan bangsa, solidaritas-keadilan sosial, dan demokrasi kian hari kian terasa dalam kehidupan bangsa kita dalam banyak dimensi kehidupannya.
Aksi KKN yang kian ‘liar’ dewasa ini merupakan virus ganas yang sering dipertontonkan oleh para pejabat politik di tanah air kita.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel

