infopertama.com – Kalau mengikuti istilahnya Karin (34), Donwori (37), ini tukang PHP. Sudah puluhan kali Donwori sok-sokan mengajak Karin berhubungan badan. Berbagai rayuan dan cumbuan pun ia lakukan. Tapi giliran Karin siap, ‘senjata’ Donwori tumbang duluan.
“Impotensi-impotensi, Mbak. Gak bisa berdiri,” katanya lugas, di kantor pengacara dekat Pengadilan Agama (PA) Kelas 1A Surabaya.
Karena kapok bolak-balik dikecewakan, Karin pun kerap menolak ketika Donwori ‘minta’. Namun meski awalnya kekeh menolak, berkali-kali pula Karin luluh. Cerita rayu-merayu itu pun selalu berakhir dengan Karin yang kemakan omongan Donwori yang begitu meyakinkan kalau ‘senjatanya’ akan berdiri ketika itu.
Tentu saja, sebagai perempuan normal dan masih muda, Karin tergoda. Namun sayang sekali, ujung-ujungnya Karin selalu kecewa.
Karin sendiri heran dengan performa suaminya. Karena seingatnya, di tahun-tahun pertama menikah, Donwori tak sepayah itu. Dulu Donwori hanya mengeluh capek setelah berhubungan badan, tapi tidak sampai ‘senjatanya’ tumbang lagi dan lagi seperti sekarang ini. “Masuk tahun ketiga pernikahan, (‘senjata’, Red) Mas Wori jadi beda,” keluhnya.
Karin sendiri tak kurang-kurang mendorong Donwori berobat ke androlog. Namun hasilnya nihil. Bukannya Donwori sadar untuk berobat, Donwori malah tersinggung kalau Karin membicarakan masalah impotensinya. “Isin, jare kalau cerita ke dokter. Isin dibukak-bukai. Lah memang tugase dokter periksa kok. Mas Wori memang saiki dadi aneh,” jelas Karin kesal.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel




