Sahabat Sendal Seribu yang terkasih dalam Kristus
Hal lain yang ingin digarisbawahi dari injil hari ini berkaitan dengan kebutaan yang kita alami saat ini. Yakni kita sering dan cenderung melihat sesama dari sudut kekurangan dan keterbatasannya.
Fokus pandangan kita pada yang kurang dan negative dalam diri sesama. Kita tidak mampu melihat kebaikan dalam diri sesama karena mata hati ini tumpul dan tidak mampu melihat kebaikan dan kasih Allah yang nyata dalam hidup kita.
Bagaimana mungkin kita bisa melihat kebaikan dalam diri sesama kalau kita sendiri melihat diri kita hanya terfokus pada kekurangan dan keterbatasan dalam diri? Untuk mengatasi hal ini, kita perlu menyerahkan mata hati kita kepada Allah agar disembuhkan dari segala pandangan yang buruk terhadap sesama.

Hanya doa yang dilandasi dengan iman yang teguh akan memampukan kita untuk melihat belas kasih Allah baik dalam diri sendiri maupun dalam diri sesama. Karena itu, kita perlu datang kepada Yesus dengan penuh kepercayaan agar kebutaan kita disembuhkan.
Kita akan memiliki tatapan kasih dan cinta, yang bukan menghakimi tetapi mengasihi, kepada anggota keluarga, teman kerja, sesama, tetangga, dan kepada siapa saja dan di mana saja.
Marilah Kita berdoa:
Ya Tuhan aku percaya Engkau dapat membuka mata hatiku. Bukalah mata hatiku agar dapat melihat kasih dan kebaikanMu dalam diriku dan dalam diri sesama yang hadir di jalan hidupku, kini dan sepanjang segala masa, Amin.

Dio Vi Benedica
Salam dan doaku KASIH PUTIH dari HATI yang TULUS MENCINTAI
Berkat dan doaku
Pastor Ryano Tagung, Pr
Paroki Santu Yusuf, Benteng Jawa.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel












