Sendal Seribu, Sebuah Percakapan Belas Kasih

Minggu, 12 Maret 2023
Hari Minggu Prapaskah III
Kel. 17:3-7; Mzm. 95:1-2,6-7,8-9; Rm. 5:1-2,5-8; Yoh. 4:5-42
[Thn. VI-SS/71/3/2023]

Antifon Pembuka

Mataku tetap terarah kepada Tuhan, sebab Ia mengeluarkan kakiku dari jerat. Berpalinglah kepadaku dan kasihanilah aku sebab sebatang karan dan celakahlah aku.

 

Doa Kolekta

Marilah kita berdoa: Ya ALLAH, Engkau sungguh pengasih dan penyayang, sabar dan lembut hati bagi semua orang. Semoga TerangMu membimbingku seumur hidupku hingga akhirnya aku memasuki cahayaMu yang abadi. Amin

Sebuah Percakapan Belas Kasih

Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih,
Di setiap percapakan yang dilandasi dengan cinta dan belas kasih, ALLAH sungguh hadir di sana. Di sela percakapan itu, ada hati yang disapa, ada kesepian yang diisi, ada cinta yang bertumbuh. Lebih dari itu, ada sebuah penerimaan dan penghargaan yang luar biasa. Terkadang kita melewati waktu yang indah untuk bercakap-cakap dengan orang di sekitar kita. Kita lebih banyak menghabiskan waktu untuk bercakap dengan orang-orang dunia maya. Kebiasaan ini membuat rasa empati dan simpati kita dengan sesama di sekitar kita semakin tergerus dan lemah.

Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih,
Bacaan injil hari ini mengisahkan tentang percakapan Yesus dengan perempuan Samaria di sumur Yakub. Yesus membuka percakapan dengan meminta daripadanya air minum. YESUS selalu menjadi yang pertama dalam membuka dialog ketika jalan hidup kita terasa buntu. Kemudian, YESUS yang memulai dan mengajak kita untuk berbicara apa yang sesungguhnya yang menjadi persoalan di dalam hidup kita saat ini, meski DIA tahu apa yang menjadi masalah kita. YESUS mau kita sendiri yang membicarakan seluruh persoalan kita kepadaNYA dan selanjutnya, DIA akan menuntun kita ke jalan yang benar. SAAT di mana kita sungguh merasa tak dihargai, tak diperhitungkan, YESUS selalu datang dan membuka percakapan dengan kita. YESUS datang dan memberikan kita kelegaan.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel