Sendal Seribu, Meninggalkan Segalanya Untuk Mengikuti Yesus

Antara pekerjaan dan panggilan untuk mengikuti Yesus. Padahal, Doa dan kerja tidak bisa dilepaspisahkan. Tetapi, kita kerap memisahkannya. Kita memfokuskan yang satu dan mengabaikan yang lain. Apapun panggilan hidup kita saat ini adalah panggilan untuk mengikuti Yesus.

Maka, kita harus sadar, bahwa baik di dalam keluarga, komunitas dan lingkungan kerja kita, kita adalah pengikut Kristus. Maka, kita harus meninggalkan segala-galanya yang menghalangi kita untuk bertumbuh dalam panggilan sebagai pengikut Kristus entah itu sebagai bapak, ibu, suami, istri, imam, suster, frater dan orang muda.

Jika jala kehidupan kita hanya menjala dendam, cemburu, sakit hati, iri hati, sombong, curiga dan ketidaksetiaan, maka tinggalkan jala itu. Ikut Yesus! Dia sudah menyiapkan jala kasih, pengampunan, belas kasih, kemurahan hati, kesetiaan untuk kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari baik dalam keluarga, komunitas dan lingkungan kerja kita.

Dengan jala baru inilah, kita semakin menampakan panggilan kita sebagai pengikut Kristus. Mari ikut Yesus! Tanggalkan segala-galanya yang akan menghalangi pemberian diri kita kepada Yesus.

Marilah kita berdoa: YESUS SUMBER KEBAHAGIAAN SEJATI. Penuhilah hati hambaMu dengan sukacitaMu agar aku selalu bersyukur atas panggilan hidupku saat ini. letakkanlah SUKACITAMU dalam hatiku, agar aku selalu bersukacita dalam menjalani kehidupan ini, kini dan sepanjang segala masa, Amin.

Meninggalkan Segalanya

Dio Vi Benedica
Salam dan doaku KASIH PUTIH dari HATI yang TULUS MENCINTAI
Berkat dan doaku
Pastor Ryano Tagung, Pr
Paroki Santu Yusuf, Benteng Jawa

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel