Sendal Seribu, Lebih Serius Lagi Ikut Yesus

Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih
Tentang keseriusan dalam menjawab dan mengikuti panggilan Tuhan adalah sebuah keharusan yang tidak bisa tidak. Tidak ada kata kompromi di dalamnya. Kalau ya katakana ya, kalau tidak katakana tidak. Dalam mengikuti Yesus tidak ada istilah abu-abu, atau suam-suam kuku.

Demikianlah yang bisa kita lukiskan mengenai injil hari ini yang membicarakan soal kesiapsediaan dan keseriusan dalam mengikuti Yesus. Lagi, Yesus tidak pernah memaksa kita atau siapa saja untuk mengikutiNya. Ingat itu! Yesus selalu menghargai setiap keputusan dan kehendak bebas kita.

Hanya saja, setelah kita memutuskan untuk ikut Yesus maka kita harus mengikuti dan menerima segala konsekuensi yang akan kita terima dan jalani. Di sini sebuah pemaksaan harus dilakukan. Kalau sudah pegang bajak, maka harus memaksa diri sendiri untuk fokus ke depan.

Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih,
Keseriusan dalam mengikuti Yesus ini penting agar apa yang menjadi tujuan dari panggilan kita ini dapat kita jalani dengan penuh kesetiaan dan tanggung jawab. Kadang atau bahkan sering, pengalaman masa lalu, urusan keluarga, dan lain sebagainya yang telah terjadi di masa lalu, kerap mengganggu kita untuk meringankan kaki dalam melangkah. Hati terasa berat untuk mencintai Dia yang telah mencintai kita terlebih dahulu.

Oleh karena itu, Ayo serius dalam mencintai dan mengikuti Yesus dengan setia terhadap setiap pilihan hidup kita saat ini. Fokus dengan masa depan panggilan hidup kita masing-masing dan jangan biarkan badai kenikmatan dan masa lalu mengaburkan tujuan dan mengalihkan fokus dari panggilan kita.
Dio Vi Benedica

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel