Lantas, mengapa harus GALILEA? Di Galilea, orang-orangnya mempunyai suatu keterbukaan pada pikiran-pikiran yang baru. Galilea adalah wilayah bangsa-bangsa lain yang selalu terbuka pada sebuah pembaharuan dan perubahan yang baru. Yesus memilih Galilea, karena YESUS tahu pengajaranNya akan mudah diterima dan diresap oleh bangsa Galilea.
Selain itu, karena YESUS hadir bukan hanya untuk kaum terpilih saja, bangsa Israel, melainkan juga untuk semua bangsa termasuk di dalamnya, Galilea—wilayah bangsa-bangsa lain, bangsa-bangsa kafir.
Dari Galilea, kisah cinta ikut Yesus para murid yang pertama dimulai. Di sini, Galilea, cinta yang menuntut pada penyerahan diri yang total mulai dikisahkan.
Galilea, kisah tentang jala dan penjala manusia, dimulai dan penjala ikan diakhiri. Dari Galilea, kisah cinta untuk ikut YESUS menarik kita semua agar bersama Petrus berani meninggalkan segalanya dan mengikuti YESUS.
Galilea, sapaan awal penuh cinta dimaklumkan “Mari Ikutlah Aku dan kamu akan kujadikan penjala manusia”
Sahabat Sendal Seribu yang terkasih,
Dimanakah letaknya kini “Galilea” itu? Kita adalah “Galilea” itu, sebuah tempat di mana YESUS ingin tinggal dan meraja di sana. Kita adalah orang-orang berdosa, tetapi ALLAH memilih hati kita, memilih kita untuk tinggal di dalamnya. Supaya kita yang selama ini berjalan dalam gelap kini mampu melihat Terang, kita yang selama ini tertutup hatinya bagi kehadiran kasih dan cinta ALLAH dan sesama kini terbuka hati kita bagi ALLAH dan sesama.
Kita yang selama ini berada dalam kecemburuan, iri hati, dendam, kini tinggal dalam damai. Yang selama ini sulit untuk mengampuni kini kita rela untuk mengampuni. Bahwa kita bukan “Nazareth” dan tidak mau menjadi Nazareth yang menolak kehadiranNYA.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel






