Dipanggil untuk Melakukan Kehendaknya
Kita diciptakan, dibentuk untuk melayani Allah. Segala pekerjaan yang telah disiapkan Allah bagi kita itulah pelayanan kita. Kapan, di mana, dalam situasi apa pun, kita sesungguhnya sedang melayani Allah. Berkat Sakramen Pembaptisan, kita telah diutus oleh ALLAH untuk melakukan kehendakNya, untuk melayaniNya. Bukan berapa lama kita hidup, tetapi bagaimana kita hidup. Bukan berapa lama kita menjadi seorang katolik, tetapi bagaimana kita hidup sebagai seorang katolik yang setia dan taat.
Sahabat setia Sendal Seribu yang terkasih dalam Kristus Tuhan
Hari ini kita memasuki Minggu Biasa II. Bacaan suci pada hari ini mengajak kita semua untuk menyadari akan panggilan kita sebagai seorang SAKSI KRISTUS di dalam keluarga, komunitas dan lingkungan hidup kita seturut pilihan dan panggilan kita masing-masing. Agar dapat menjadi SAKSI KRISTUS, maka kita harus mendengarkan suaraNya dan mengalami secara personal kehadiranNya di dalam hidup kita. Tanpa pengalaman ini, maka tidak mungkin kita dapat menjadi SaksiNya. Bagaimana kita dapat menjadi saksiNya kalau kita sendiri tidak mendengarkan suaraNya? Bagaimana kita menceritakan tentang kasihNya kalau kita sendiri tidak mengalami KASIHNYA?


SAHABAT SETIA SENDAL SERIBU YANG TERKASIH DALAM KRISTUS TUHAN
Ketika kita membuka diri bagi hadirNya di dalam hidup kita maka DIA SENDIRI yang menjadikan kita terang bagi bangsa-bangsa yang akan membawa semua orang untuk keluar dari kegelapan dan tinggal di dalam terang.

DIA sendiri yang akan melimpahkan kepada kita KASIH KARUNIANYA yang menjadikan kita rasul Kristus di tengah dunia. Ingat, bukan karena kemampuan kita tetapi karena oleh KEHENDAKNYA lah maka kita semua, tanpa terkecuali dipangggil oleh Allah untuk menjadi orang-orang kudus agar kita semua semakin sadar bahwa panggilan kepada kesucian, panggilan kepada kekudusan adalah panggilan kita, panggilan Gereja.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel












