Bersama Maria, Kita Menyanyikan Kidung Pujian Bagi Allah
“Biarlah mulut ini selalu penuh dengan puji-pujian, oleh sebab agunglah karya tanganMu dan belimpahlah kasih karuniaMu bagi hidup kami?
Hidup ini adalah sebuah nyanyian pujan bagi Allah, sebab Allah telah memperhatikan kerendahan hati hambaNya.
Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih dalam KRISTUS TUHAN,
Salah satu cara orang mengungkapkan kebahagiaan adalah dengan nyanyian. Nyanyian yang dinyanyikan adalah sebuah ungkapan sekaligus gambaran hati yang nyata. Apa yang menjadi isi dari hati seseorang, akan menjadi nyata dalam sebuah nyanyian.
Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih,
Bacaan suci pada hari ini, mengajak kita untuk bersukacita. Lepaskan segala gunda gulana, mari buka mata hati kita untuk melihat dan merasakan karya agung Allah yang nyata dalam hidup kita. Hari ini kita mendengarkan sebuah nyanyian hati dari seorang Maria. Sebuah nyanyian yang lahir dari jiwa yang penuh dengan kasih karunia Allah, dari sebuah hati yang telah menjadi milik Allah sepenuhnya. Inilah magnificat, sebuah nyanyian yang sungguh agung karena Allah tidak pernah ingkar akan janjiNya, Allah selalu memperhatikan kerendahan hati hambaNya. Dengarkan madah ini dengan hati kita saat ini. Biarlah madah ini bergema dalam hati kita dan biarkanlah mulut kita memadahkannya karena kita sungguh telah merasakan lawatan kasih Allah yang memenuhi seluruh hidup kita.
Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih,
Sesungguhnya tidak ada alasan yang bisa kita berikan untuk tidak bersukacita dalam hidup ini, apalagi dalam moment di mana kita akan merayakan Natal ini. JIKA kita sungguh menyadari bahwa hidup kita ini adalah sebuah madah pujian bagi Allah, maka kita akan selalu bersyukur kepadaNya, baik atau tidak baiknya waktu dalam hidup kita ini. Sebuah madah pujian akan mengalir dari dalam hidup kita bila kita sungguh merasakan dan mengalami pengalaman akan Allah. Karena itu dibutuhkan keterarahan dalam hidup untuk selalu mengarahkan pandangan kita pada kehendak dan rencana Allah. Sebagaimana Maria, dia telah mengalami bagaimana kasih karunia Allah sungguh memenuhi dirinya dan membuatnya berbahagia di antara semua wanita sehingga hanya kehendak Allah saja yang sekarang Maria ingin lakukan.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel






