Sendal Seribu, Berdoa Adalah Caraku Mencintai Musuhku

Di dalam DOA, sejauh kita belum mengalami KASIH ALLAH, ALLAH yang mengasihi dan menerima kita apa adanya tanpa memerhitungkan dosa dan kesalahan kita, maka kita belum bisa mengasihi mereka yang telah melukai atau membenci kita.

Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih,
Sejalan dengan kotbah YESUS di bukit pada hari ini, Paus Fransiskus pernah berkata “Kalau mau sembuh dari luka, kita harus berani mengasihi yang telah melukai kita.” Kita balut luka kita dengan KASIH.

 

Taburi luka dengan cinta dan doa. Janganlah kita biarkan luka di hati kita terus terluka dengan menaruh dendam dan amarah, karena yang sakit adalah diri kita sendiri. Memang tidak mudah untuk mengasihi yang melukai hati kita, tetapi dengan meletakkan KASIH KRISTUS di dalam hati kita maka kita akan dimampukan untuk mengasihi dan mengampuni yang telah melukai hati kita.

Sebagai pengikut YESUS, kita diminta untuk berani mengasihi dan berdoa. Orang yang bertekun dalam doa akan mudah untuk mengasihi dan mengampuni. Sebaliknya, orang yang kurang bertekun dalam doa, akan mudah untuk membenci, menghakimi dan menaruh dendam.

DOA mengubah hati yang keras jadi lembut. DOA menjadi cara kita untuk mencintai musuh-musuh kita. Mulailah berdoa dan mengasihi.

Mencintai

Doa Penutup

Marilah kita berdoa
Allah Bapa Mahabaik, syukur berlimpah ku haturkan kehadiratMu atas benih cinta yang telah Engkau tanam di dalam hatiku ini yang membuatku selalu terpikat pada KasihMu.

Kobarkanlah selalu semangat doa dan penyerahan diri di dalam hidupku, agar aku selalu hidup seturut kehendakMu dan meletakkan pengharapan serta pertolongan hanya kepadaMu.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel