Sendal Seribu, Bahagia Dikunjungi Ibu Tuhan

Kehadiran sesama yang kelihatan saja kita abaikan apalagi kehadiran Bunda Maria dan Yesus yang tak kelihatan. Sudah pasti akan terus diabaikan. Lihat saja, Salam Maria, berlalu begitu saja. Salam Maria telah kalah dengan bunyi deringan handphone. Salam Maria harus sampai ke telinga kita.

Tapi sayangnya, telinga kita lebih peka untuk mendengar suara bunyi deringan HP daripada sebuah salam Maria. Jari jemari kita lebih cepat untuk mengusap layar HP ketimbang memegang setiap butir Rosario. Jika demikian yang terjadi, maka pada hari ini kita akan kehilangan kebahagiaan dalam diri kita, kita akan kehilangan senyum yang penuh sukacita, kita akan kehilangan sapaan yang ramah, kita akan kehilangan kasih yang menerima sesama, kita akan kehilangan semangat untuk memuji Tuhan; itu semua terjadi karena kita tidak memberi diri pada kehadiran Bunda Maria dan Yesus yang sedang mengunjungi kita.

Marilah kita membuka hati bagi kehadiran Maria yang sedang mengandung Yesus ke dalam keluarga dan komunitas kita. Hentikanlah segala kesibukkan kita sejenak. Beri hati kita bagi kehadiran Bunda Maria dan Yesus. Jangan biarkan salamnya berlalu begitu saja. Untuk hari ini saja, beri diri kita, yah seluruh diri kita untuk menyambut kedatangan tamu agung, Yesus yang hidup di dalam Maria.
Dio ti Benedica

Bahagia Dikunjungi

Salam dan doaku KASIH PUTIH dari HATI yang TULUS MENCINTAI
Berkat dan doaku
Pastor Ryano Tagung, Pr
Paroki Santu Yusuf, Benteng Jawa

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel