Kupang, infopertama.com – Masyarakat Fatuleu Barat, Kab. Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam beberapa bulan terakhir mengeluh akan salah satu penyakit yang muncul di bagian tubuh seperti kudis.
Gejala penyakit tersebut hampir diderita oleh semua warga masyarakat setempat mulai dari balita, anak-anak, remaja hingga pada orang dewasa.
Berdasarkan penelusuran awak media dari masyarakat setempat, informasinya diperkirakan penyakit tersebut adalah Scabies atau kudis.
Kepada media, Justus Karma salah satu pemuda yang berdomisili di Dusun 1 Bonatama, Desa Poto, Kec. Fatuleu Barat, menuturkan bahwa memang benar terkait dengan kasus penyakit kulit yang kini banyak dikeluhkan oleh masyarakat desa Poto adalah penyakit kulit Scabies atau kudis.
Menurutnya, hampir setiap hari aktivitas yang dilakukan oleh sejumlah masyarakat yang terjangkit penyakit atau virus tersebut adalah menggarauk. Baik di tempat tinggal mereka bahkan di tempat umum sekalipun.

Mahasiswa prodi pendidikan sosiologi Univ. Muhammadiyah Kupang ini juga menuturkan bahwa penyakit yang kini muncul di Fatuleu Barat ini sudah hampir 6 bulan. Dimana warga setempat mulai menderita penyakit tersebut mulai sekitar awal Januari 2023.
Penyakit inipun susah diatasi karena menular, penyakit ini yang ditandai dengan munculnya Ruam. Di antaranya seperti kulit berjerawat, bersisik, dan terasa gatal pada bagian-bagian tubuh yang terjangkit.” Jelas Karma.
Dia menambahkan bahwa akibat penyakit tersebut bisa membawa dampak negatif bagi kesehatan tubuh seseorang. Dan, ini juga sangat berkaitan dengan masalah stanting yang mana saat ini menjadi prioritas utama dari pemerintah daerah hingga pada Provinsi.
Yang dikwatirkan adalah ketika menularnya penyakit kulit Scabies atau Kudis kepada seorang ibu yang sedang menyusui. Ini tentunya sangat berpengaruh terhadap kesehatan dan juga pertumbuhan dari bayi tersebut.” Kata Mahasiswa UMK.
Menanggapi hal tersebut pemuda yang berdarah Alor tersebut berharap kepada para stakeholder terkait melalui pemerintah setempat. Baik itu di tingkat Desa, Kecamatan, hingga pada level daerah bahkan provinsi untuk dapat membantu mengatasi masalah scabies yang sangat menganggu ini.
Baca juga:
Mengenal Kudis (Scabies) yang Melanda Masyarakat Manggarai
Saya berharap kepada pemerintah setempat untuk dapat berkomunikasi dengan para tim medis setempat untuk dapat membantu masyarakat dalam mengurangi sekaligus mengidentifikasi jenis penyakit tersebut.
Saya percaya dengan adanya kerja sama yang baik dari pemerintah dengan para tim medis setempat untuk melakukan pemeriksaan terhadap jenis penyakit kulit yang kini diderita oleh masyarakat setempat. Maka dapat mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak berkepanjangan.” Tutur Justus.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel