Rumah Gendang, Tanda Kebersamaan: Sinodalitas Mengakar dalam Karya Pastoral

Oplus_131072

Keterlibatan kaum muda juga menjadi warna tersendiri. Yulin, anggota Tim Kunjungan Pastoral sekaligus pengurus OMK, mengajak anak-anak dan orang muda untuk aktif dalam SEKAMI dan OMK Paroki Ekaristi Kudus Redong, sebab merekalah masa kini dan masa depan Gereja Katolik. Ia menjelaskan bahwa anak-anak akan didampingi para suster dalam belajar Kitab Suci dan doa di gereja setelah misa kedua.

Ia juga menyoroti pentingnya penggunaan media sosial secara bijak. Anak-anak perlu dibatasi dalam penggunaan gawai agar terhindar dari pengaruh negatif dan tetap aktif bersosialisasi.

Sementara itu, orang muda yang terlibat dalam OMK akan memperoleh banyak pengalaman berharga: belajar berdiskusi, membangun semangat diakonia, mengembangkan kreativitas seperti drama dan tablo, serta memperluas relasi pertemanan.

Ia turut membagikan pengalamannya bahwa keterlibatan aktif di OMK membantunya bertumbuh dalam keberanian berbicara di depan umum serta memahami tiga bidang utama pastoral Gereja: persekutuan, diakonia, dan pewartaan (katekese).

Dalam rangka meningkatkan keterampilan dan kebijaksanaan anak muda dalam menggunakan gawai, telah dilakukan pelatihan pembuatan konten kreatif di media sosial seperti TikTok. Bahkan, tahun ini akan diselenggarakan perlombaan konten TikTok bertema sinode sebagai sarana pewartaan iman yang kreatif dan relevan.

Dalam sesi berikutnya, Rikard dari Seksi PSE Paroki memaparkan berbagai persoalan sosial ekonomi yang dihadapi umat. Di antaranya: 540 kasus HIV, 430 kasus kekerasan dalam rumah tangga, 30 kasus perceraian, penurunan debit air gravitasi sebesar 44% akibat perubahan iklim, meningkatnya ketergantungan pada pinjaman berbunga tinggi, serta penurunan produksi beras sebesar 15,7% dan sayur hingga 60–80%.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel