Rumah Gendang, Tanda Kebersamaan: Sinodalitas Mengakar dalam Karya Pastoral

Oplus_131072

Ia juga mengapresiasi kesungguhan umat KBG Santo Markus dalam gerakan gesshar—gerakan seribu rupiah setiap hari—yang secara akumulatif menunjukkan hasil yang signifikan. Namun demikian, nilai utama dari gesshar bukan terletak pada jumlah, melainkan pada iman dan syukur yang melatarbelakanginya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa paroki telah mengambil langkah konkret untuk merespons maraknya praktik pinjaman berbunga tinggi di tengah umat. Lahirnya Usaha Bersama Simpan Pinjam (UBSP) Santo Arnoldus Janssen merupakan buah dari keprihatinan yang muncul dalam kunjungan pastoral ke KBG-KBG pada tahun 2022.

Hingga saat ini, UBSP tersebut telah memiliki 114 anggota. Kehadirannya menjadi salah satu wujud kepedulian Gereja dalam membantu umat keluar dari jeratan ekonomi yang tidak sehat.

Di sisi lain, UBSP juga mendorong semangat kemandirian dan solidaritas. Untuk menjamin akuntabilitas dan transparansi, setiap anggota akan diberikan buku anggota serta pedoman kebijakan sebagai acuan bersama.

Adapun syarat untuk menjadi anggota UBSP Santo Arnoldus Janssen adalah sebagai berikut:

1. Simpanan pokok sebesar Rp100.000

2. Simpanan wajib Rp10.000

3. Simpanan sukarela Rp10.000

4. Uang pangkal Rp20.000

5. Dana solidaritas Rp10.000

6. Membawa KTP atau Kartu Keluarga

7. Mengisi formulir pendaftaran

Pada kesempatan yang sama, Pater Condrad mengajak umat untuk membiasakan diri membaca Kitab Suci, baik secara pribadi maupun dalam pertemuan KBG. Kebiasaan ini penting untuk memperdalam iman dan memperkuat kehidupan rohani di tengah dinamika hidup yang penuh tantangan.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel