Ia mengakui bahwa tantangan terbesar bagi anak-anak muda Manggarai untuk menjadi pemain professional adalah pendampingan yang masih sangat minim.
Namun, keterbatasan menurutnya tidak harus selalu jadi alasan kita untuk tidak berkembang.
“Kami mulanya telah memikirkan untuk melakukan pendampingan lebih lanjut terhadap pemain yang menurut kami bermain bagus di IKEMAS CUP sejak seri pertama. Namun, harapan itu masih belum terwujud karena berbagai macam kendala” ujarnya.
Meski demikian, pria asal Cumbi ini optimis bahwa ekosistem sepak bola di Kota Surabaya yang cukup kompetitif mampu memunculkan secara alamiah pemain-pemain hebat di masa mendatang.
“Surabaya menjadi salah satu kota dengan ekosistem sepak bola yang sangat baik termasuk pembinaan dari berbagai level usia. IKEMAS CUP ingin menjadi bagian dari ekosistem tersebut,” tutupnya.
IKEMAS CUP IV 2026 diketahui akan diikuti oleh sekitar 33 tim yang dibentuk oleh kumpulan keluarga Manggarai (Kilo Koe) yang tergabung di bawah naungan IKEMAS.
Menganut system setengah kompetisi, IKEMAS CUP IV 2026 juga menyediakan hadiah berupa piala bergilir, piala tetap dan juga uang pembinaan yang nilainya mencapai puluhan juta rupiah.*
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel

