DIA memanggil bukan untuk setia dan taat kepadaNya satu dua hari. DIA memanggil untuk setia dan taat kepadaNya sampai selama-lamanya. Tanpa batas dan tak mengenal akhir. Itu yang DIA minta. Sekali menjawab YA maka seluruh hidup kita adalah sebuah jawaban YA yang senantiasa ulangi terus-menerus. Meski dalam lemah dan rapuhnya kita dalam menapaki panggilan TUHAN seturut panggilan dan pilihan hidup kita saat ini, kita harus berjuang untuk setia dan taat pada kehendakNya. Ingatlah, kita tidak pernah berjuang seorang diri dalam merawat kesetiaan dan ketaatan ini. Rahmat dan cintaNya selalu tercurah kepada kita setiap saat asalkan kita membuka diri. Dan, membiarkan ALLAH menggunakan seluruh hidup kita sesuka dan seturut kehendakNya.
Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih dalama KRISTUS TUHAN,
Karunia demi Karunia akan dicurahkan kepada kita yang berani untuk meninggalkan segalanya bagi kemuliaan ALLAH dan berani untuk hidup dalam semangat ketaatan. Taat kepada kehendak ALLAH yang nyata dalam hidup dan panggilan kita saat ini, tanpa terkecuali. Itulah yang diminta dari TUHAN ALLAH kita yang memanggil kita kepada ketaatan dan kesetiaan. Buah dari kesetiaan dan ketaatan adalah kita “hidup dalam rasa takut akan ALLAH, hidup menurut segala jalan yang ditunjukkanNya, mengasihiNya, beribadah kepada TUHAN dengan segenap hati, segenap jiwa dan setia berpegang pada perintah dan ketetapan yang TUHAN” [bdk Ul 10:12-13] sampaikan kepada kita seturut/ sesuai dengan jalan hidup panggilan yang saat ini kita tempuh. YESUS sebagai anak ALLAH pun taat pada kehendak Allah dan taat pada aturan hidup bersama. Hal ini ditunjukkanNya Ketika Ia dan para murid-Nya tiba di Kapernaum datanglah seorang pemungut pajak bait Allah, meminta YESUS untuk membayar pajak. YESUS pun membayarnya.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel







