Renungan Katolik, Berdoalah Mengikat Erat Hubungan dengan Allah

Sahabat setia SENDAL SERIBU yang terkasih dalam KRISTUS TUHAN,
Mari kita jadikan doa Bapa Kami ini menjadi bagian yang tak terpisahkan dari hidup kita dengan berusaha menjadikan diri kita sungguh sebagai putra-putri Allah. Kita harus berusaha di tengah rapuh dan berdosanya kita untuk tanpa henti-hentinya memandang keindahan bapa. Dan, membiarkan jiwa kita diresapi sungguh oleh cintanya, sehingga dari kita, kita ajarkan kepada sesama kita tentang Doa yang hidup dan membiarkan hidup kita diresapi oleh DOA.

Ada Yohanes yang telah mengajari murid-muridnya berdoa. Ada Yesus yang telah mengajari murid-muridNya dan kita berdoa Bapa Kami.

Maka, harus selalu ada keluarga-keluarga katolik yang mengajari anak-anaknya berdoa. Bapa dan Mama, harus mengajari anak-anaknya berdoa.

Jangan sampai, anak-anak kita akan bertanya, “Bapa, mama tolong ajarilah kami berdoa, sama seperti yang diajarkan oleh orang tua teman saya kepada anak-anaknya.” Lalu kita akan menjawab, belajar sendiri. Karena kita pun tidak pernah berdoa.

Jangan biarkan anak-anak kita jauh dari DOA, tapi ikatlah anak-anak kita dengan DOA dan ajarilah mereka selalu untuk berdoa. Dan mulailah dari dalam diri kita sendiri. Berdoalah.

Salam dan doaku KASIH PUTIH dari HATI yang TULUS MENCINTAI
Berkat dan doaku
Pastor Ryano Tagung, Pr
Paroki Santu Yusuf, Benteng Jawa

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel