RD Jean Loustar: Valensius Onggot Memaknai Pekerjaan sebagai Panggilan Hidup

Nilai perjuangan terhadap kebenaran itu juga tercermin dalam kehidupan dan profesi Valensius.

Melalui karya jurnalistiknya, Valensius disebut berusaha memberitakan kebenaran, menjunjung kejujuran dan memperjuangkan keadilan, termasuk ketika menjalankan tugas di tengah situasi krisis akibat bencana gempa bumi.

«“Dia memperjuangkan kebenaran bukan hanya dengan kata-kata, tetapi melalui kesaksian hidup.”»

Kesaksian tersebut, lanjut RD Jean, diwujudkan Valensius dalam keluarga, komunitas basis gerejani maupun lingkungan pekerjaannya.

Hidup yang Berbuah bagi Sesama

Ketiga, Yesus menyebut diri-Nya sebagai hidup.

Kehidupan Yesus yang berujung pada kematian di salib tidak berakhir pada kematian. Ia bangkit dari alam maut dan memberikan kehidupan kekal.

Menurut RD Jean, iman tersebut menjadi pelajaran bagi umat agar kehidupan yang diberikan Tuhan disyukuri bukan hanya dengan mengumpulkan materi, tetapi dengan menghadirkan kasih kepada sesama.

«“Kita dipanggil untuk mewujudkan bahasa kasih dalam kehidupan, sebagaimana telah diteladankan Bapak Valensius.”»

Valensius, lanjut RD Jean, memandang hidup sebagai hadiah dari Tuhan yang harus disyukuri dan dipersembahkan agar menghasilkan buah bagi banyak orang.

Ia mengibaratkan kehidupan manusia seperti pohon yang menghasilkan buah. Pohon tidak menikmati buahnya sendiri, tetapi buahnya dinikmati oleh orang lain.

«“Hidup kita hendaknya berbuah dan buahnya dinikmati oleh banyak orang.”»

RD Jean mengatakan, buah kehidupan Valensius telah dirasakan oleh keluarga dan banyak orang yang mengenalnya.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel