RD Jean Loustar: Valensius Onggot Memaknai Pekerjaan sebagai Panggilan Hidup

Pengharapan itu diteguhkan melalui sabda Yesus dalam Injil bahwa Ia pergi mendahului umat-Nya untuk menyediakan tempat, sehingga di mana Ia berada, umat-Nya pun akan berada.

“Yesus sejak awal telah memberikan kepada kita jaminan keselamatan kekal setelah kita mengakhiri peziarahan hidup di dunia.” ujarnya.

Yesus adalah Jalan

Dalam homilinya, RD Jean mengajak umat merenungkan tiga kata kunci dari Injil, yakni Yesus sebagai jalan, kebenaran dan hidup.

Pertama, Yesus menyebut diri-Nya sebagai jalan. Jalan dapat dilalui oleh semua orang tanpa membeda-bedakan. Demikian pula Yesus sebagai jalan menuju keselamatan menerima setiap orang yang datang kepada-Nya.

«“Di hadapan-Nya kita semua sama ketika berjalan di jalan-Nya menuju keselamatan abadi.”»

Menurut RD Jean, jalan tersebut telah berusaha ditempuh Valensius selama hidupnya. Almarhum diyakini memahami bahwa Yesus adalah jalan menuju keselamatan dan berusaha menghidupi iman tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Valensius juga dikenang sebagai seorang suami dan ayah yang memberikan perhatian bagi keluarganya. Apa yang dimilikinya tidak hanya digunakan untuk kepentingan diri sendiri, tetapi juga bagi kebahagiaan orang-orang yang dicintainya.

Dengan kepergian Valensius, RD Jean mengajak umat percaya bahwa Tuhan menyambut almarhum menuju rumah Bapa dalam Kerajaan Surga.

Memperjuangkan Kebenaran

Kedua, Yesus menyebut diri-Nya sebagai kebenaran.

RD Jean menjelaskan bahwa selama hidup-Nya, Yesus mewartakan kebenaran meskipun menghadapi penolakan, fitnah dan penderitaan. Kebenaran iman tersebut kemudian dinyatakan melalui kebangkitan.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel