Ruteng, infopertama.com – Pasca pemberitaan terkait Paket pekerjaan long segment PT Floresco di ruas jalan negara Ruteng-Reo Kab. Manggarai, tahun anggaran 2022 yang menjadi sorotan publik, kini ada respon baik pihak PT. Floresco, kamis (23/02/2023).
Kepada media, Agung yang mewakili pihak penanggung jawab PT Floresco wilayah kerja Ruteng – Reo menyampaikan akan bertanggung jawab. Dan siap untuk memperbaiki bangunan yang rusak tersebut.
Namun ada satu hal yang perlu saya sampaikan juga, bahwa soal keadaan bangunan yang rusak, seperti pemberitaan media ini sebelumnya itu ada yang tidak benar.
Seperti soal bangunan Bore pile, benar bahwa itu merupakan bagian dari bangunan paket pengerjaan PT. Floresco yang bersumber dari ABPN.
Namun, setelah cros cek langsung di lokasi oleh pihak PPK dan JS selaku penanggung jawab lapangan, Rabu, (22/02/2023) kemarin, keadaan bangunan bore pile tersebut masih aman dan tidak ada kerusakan.
Yang rusak dan terlihat retak itu hanya bangunan pengapit pinggir aspal badan jalannya saja.
Memang harus dimaklumi, karena keadaan di wilayah titik bangunan tersebut sudah biasa mengalami kerusakan. Itu karena keadaan tekstur tanahnya yang tidak rata sehingga bangunnya cepat amblas.
Lebih lanjut, Agung juga menyampaikan bahwa pihak PT Folresco akan siap untuk memperbaiki bangunan yang amblas dan retak tersebut. Tetapi karena cuacanya masi dalam keadaan musim hujan, untuk sementara kami menutupi retakan bangunan tersebut hanya dengan semen halus. Hal itu agar lubang retakan tersebut tidak kemasukan air hujan.
Kita tetap menunggu kalau cuacanya sudah membaik, yang pastinya tetap kami akan memperbaiki bangunan yang rusak tersebut.
Kami juga berterima kasih kepada teman-teman media yang sudah sama-sama untuk ikut mengontrol progres pembangunan yang ada.
Terpisah PPK 3.3 Provinsi NTT, Jibrael Tuka Rohi, saa dikonfirmasi awak media, Kamis, (23/02/2022) menjelaskan, bahwa, terkait persoalan bangunanan proyek PT. Floresco seperti pemberitaan media ini sebelumnya sudah kami cek langsung ke lokasi bangunannya.

Kami meminta agar pihak PT. Floresco kembali memperbaiki beberapa titik pengerjaan bangunanan yang rusak tersebut. Apa lagi proyek bangunan tersebut masi dalam masa pemeliharaan.” Jelas Djibrael
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp ChanelÂ
Â



