Melihat Bhabinkamtibmas yang selama ini mereka kenal dan hormati berlutut demi mencegah pertumpahan darah, kedua kelompok warga akhirnya tersentuh dan mulai menahan diri. Perlahan, masing-masing pihak menurunkan senjata yang mereka genggam dan memilih mundur dari lokasi, kemudian kembali ke kampung masing-masing.
Situasi yang sebelumnya berpotensi memicu bentrokan akhirnya dapat dikendalikan berkat pendekatan humanis dan kesigapan aparat kepolisian di lapangan.
Kapolres Manggarai menyampaikan apresiasi atas dedikasi personelnya yang mengedepankan pendekatan persuasif dan kemanusiaan dalam menyelesaikan permasalahan di tengah masyarakat. Menurutnya, kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai penyejuk yang mampu meredam konflik.
Setelah situasi berhasil dikendalikan, personel Polres Manggarai bersama aparat pemerintah setempat juga melakukan pendekatan dialogis kepada para tokoh masyarakat, tokoh adat, dan perwakilan kedua kelompok warga guna mencari jalan penyelesaian secara damai terkait sengketa tanah ulayat tersebut.
Berkat langkah cepat aparat kepolisian serta kesadaran masyarakat untuk menahan diri, situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Ruteng saat ini terpantau aman, kondusif, dan terkendali. Aktivitas masyarakat kembali berjalan normal, sementara pihak kepolisian tetap melakukan pemantauan dan patroli untuk memastikan situasi tetap stabil serta mencegah terjadinya konflik susulan.
Polres Manggarai juga mengimbau seluruh masyarakat agar setiap permasalahan, khususnya yang berkaitan dengan sengketa tanah ulayat, dapat diselesaikan melalui jalur musyawarah dan mekanisme hukum yang berlaku, sehingga keamanan dan persatuan antar warga tetap terjaga.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel







