Yogi Yohannes juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada semua tim yang bekerja keras dan bersinergi di lapangan bersama yaitu Tim PLN UPP Nusra 1, Kontraktor Rekind-Rafako, Tim Komisioning PLN Pusertif, Konsultan Supervisi Konstruksi PLN Pusmanpro, dan seluruh pihak terkait terhadap pencapaian milestone penting ini di lapangan.
“Pencapaian tahapan milestone ini merupakan bentuk komitmen keseriusan tim di lapangan untuk berkontribusi dalam penyelesaian PLTU Lombok FTP-2 (2x50MW) yang dapat menambah keandalan pasokan Listrik di Sistem Kelistrikan Lombok dan juga berkontribusi dalam penghematan BPP (Biaya Pokok Produksi) kelistrikan senilai Rp.1,2 Triliun per tahunnya. Kami akan berupaya memberikan yang terbaik untuk mencapai setiap tahap dengan baik dan sesuai jadwal, untuk itu dimohon dukungan dari seluruh stakeholder terkait dan masyarakat sekitar agar PLTU Lombok PLTU FTP-2 (2×50 MW) dapat segera terealisasi dan segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar,” tambah Yogi.
PLTU Lombok FTP-2 (2×50 MW) dibangun dengan teknologi modern yang mendukung efisiensi tinggi dan memenuhi standar lingkungan yang ketat. Proyek ini juga mendukung peningkatan investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika sebagai destinasi wisata dan pusat event internasional, serta memperkuat keandalan listrik di Lombok.
General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, Abdul Nahwan, menyampaikan bahwa PLTU Lombok FTP-2 (2x50MW) berkapasitas total 100 MW ini berkontribusi besar dalam meningkatkan keandalan listrik Lombok.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel







