PLN UIP Nusra Dorong Penyerapan Tenaga Kerja Lokal Melalui Pengembangan PLTP Mataloko

Penyerapan Tenaga Kerja Lokal
Tampak udara Wellpad A PLTP Mataloko sebagai salah satu area pengembangan proyek panas bumi di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur. Pembangunan proyek turut melibatkan tenaga kerja lokal sesuai kompetensi dan kebutuhan pekerjaan.

“Saya merasa ilmu yang saya miliki bisa dimanfaatkan di kampung halaman sendiri. Harapan saya, semakin banyak anak muda Ngada yang dapat bekerja sesuai kompetensinya tanpa harus merantau keluar daerah,” kata Alvin.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra), RDW. Manurung, mengatakan keterlibatan masyarakat lokal menjadi bagian penting dalam pengembangan PLTP Mataloko. Menurutnya, keberhasilan pembangunan proyek ketenagalistrikan juga harus diikuti dengan manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat di sekitar wilayah proyek.

“Keberhasilan sebuah proyek tidak hanya diukur dari pembangunan infrastrukturnya, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat. Karena itu, kami berkomitmen memberikan ruang bagi tenaga kerja lokal untuk berkontribusi sesuai kompetensi yang dimiliki sehingga masyarakat dapat tumbuh bersama dengan pembangunan PLTP Mataloko,” ujar Manurung.

Manurung menambahkan, keterlibatan tenaga kerja lokal juga menjadi bagian dari upaya PLN untuk mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sekitar wilayah pengembangan proyek.

“Kami ingin kehadiran PLTP Mataloko memberikan manfaat yang berkelanjutan. Masyarakat lokal bukan hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga dapat terlibat dan mengambil peran di dalam prosesnya sesuai dengan kompetensi masing-masing,” tambahnya.

Melalui pengembangan PLTP Mataloko, PLN UIP Nusra berharap pembangunan energi panas bumi tidak hanya memperkuat pasokan listrik berbasis energi baru terbarukan di Pulau Flores, tetapi juga meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, membuka peluang ekonomi, serta menciptakan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah proyek.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel