“Harapan ke depan program ini bisa lebih masif disosialisasikan di semua SMK yang memiliki core yang sama,” ucap Aidy Furqan.
Pelatihan konversi ini diikuti oleh 60 peserta dan terbagi dalam tiga sesi dengan masing-masing sesi berisi 20 orang. Adapun peserta pelatihan berasal dari siswa SMKN 3 Mataram, siswa dan guru sekolah imbas, serta alumni sekolah.
Materi ajar dalam pelatihan ini meliputi overview peraturan kendaraan listrik konversi, komponen kendaraan listrik yang mencakup pembuatan wiring kendaraan listrik, proses konversi dari motor konvensional ke motor listrik, serta praktik uji dan dynotest untuk mengukur performa kendaraan yang telah dikonversi.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel
Tinggalkan Balasan